https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Mulai Pulihkan Jalur Kereta yang Rusak Akibat Perang

Mutiul Alim | Senin, 13/04/2026 19:02 WIB



Iran kembali mengoperasikan layanan kereta api di sejumlah rute utama, setelah melakukan perbaikan pada bagian-bagian jalur yang rusak akibat perang Warga melihat ke arah jalur kereta api Iran (Foto: NYTimes)

Teheran, Jurnas.com - Iran kembali mengoperasikan layanan kereta api di sejumlah rute utama, setelah melakukan perbaikan pada bagian-bagian jalur yang rusak akibat perang melawan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Dalam beberapa hari terakhir, pihak berwenang mulai menjalankan pekerjaan rekonstruksi atas jembatan, jalur kereta, dan infrastruktur lain yang terdampak selama hampir 40 hari pertempuran. Gencatan senjata yang masih rapuh berlaku sejak 8 April.

Di kawasan Azerbaijan di barat laut Iran, direktur jenderal perkeretaapian setempat menyatakan layanan kereta telah kembali beroperasi dari Kota Tabriz menuju ibu kota Teheran dan Mashhad di timur laut.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

"Kereta-kereta ini kembali beroperasi setelah terhenti selama empat hingga lima hari," kata Alireza Soleimani, sebagaimana dikutip kantor berita resmi Iran, IRNA, pada Senin (13/4).

"Kereta Teheran-Tabriz-Van juga telah bertolak dari Teheran menuju Van, Turki, tadi malam, menggunakan jalur yang telah dibangun kembali," dia menambahkan.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

Sebuah jembatan kereta api di dekat Kota Qom, selatan Teheran, juga kembali dibuka pada 11 April setelah pekerjaan rekonstruksi yang berlangsung kurang dari 40 jam, menurut keterangan Wakil Gubernur Provinsi Qom Khosrow Samari kepada kantor berita Tasnim.

Pada 10 April, Tasnim merilis video yang memperlihatkan sebuah kereta melintas di Jembatan Yahya Abad di Kota Kashan, Provinsi Isfahan, bagian tengah Iran. Kantor berita itu menyebut jembatan tersebut menjadi sasaran serangan AS-Israel pada 7 April.

Baca juga :
Pembangkit Nuklir UEA Diserang Drone, Militer Gelar Penyelidikan

Di ibu kota Teheran, warga melaporkan bahwa otoritas setempat bergerak cepat membersihkan puing-puing di lokasi yang terdampak serangan. Di tempat-tempat dengan kerusakan parah, sejumlah bangunan ditutup atau dipasangi barikade, termasuk dengan bendera Iran.

Juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani pada 12 April menyatakan rekonstruksi bangunan yang rusak diperkirakan membutuhkan waktu antara tiga bulan hingga dua tahun. Dia menambahkan bahwa lebih dari 125.000 bangunan telah rusak sejak perang dimulai, sebagian besar merupakan hunian warga, namun juga mencakup sekolah, rumah sakit, dan fasilitas sipil lainnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah Kereta Api Iran

Terkini | Selasa, 19/05/2026 05:24 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777