https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Washington Bantah Klaim Bakal Cairkan Aset Mengendap Iran

Mutiul Alim | Sabtu, 11/04/2026 19:18 WIB



Salah satu pejabat senior Iran mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) setuju melepaskan aset mengendap Iran yang dibekukan di Qatar Pemandangan Gedung Putih di Washington, AS, 20 Juli 2024. REUTERS

Dubai, Jurnas.com - Salah satu pejabat senior Iran mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) setuju melepaskan aset mengendap Iran yang dibekukan di Qatar, dan bank-bank asing lainnya.

Kendati demikian, klaim tersebut dengan cepat dibantah oleh Washington, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Sabtu (11/4).

Sumber anonim tersebut menyambut baik langkah AS sebagai tanda keseriusan dalam mencapai kesepakatan dengan Washington dalam pembicaraan di Islamabad.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Dia mengatakan bahwa itu adalah salah satu tuntutan Iran “dalam pesan yang disampaikan kepada pihak AS”, dan bahwa Teheran telah menerima persetujuan AS untuk melepaskan aset-aset tersebut.

Pencairan aset itu juga berkaitan langsung dengan janji Iran untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz, yang kini masih diblokade.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

Sumber anonim Iran kedua juga menyebutkan bahwa AS setuju melepaskan dana Teheran yang dibekukan oleh Qatar senilai US$6 miliar pada 2018.

Dana ini seharusnya dicairkan pada 2023 sebagai bagian dari pertukaran tahanan AS-Iran, tetapi dana tersebut kembali dibekukan oleh pemerintahan Presiden AS saat itu, Joe Biden, setelah serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 oleh Hamas.

Baca juga :
Pembangkit Nuklir UEA Diserang Drone, Militer Gelar Penyelidikan

Para pejabat AS mengatakan pada saat itu bahwa Iran tidak akan dapat mengakses uang tersebut dalam waktu dekat, dan menekankan bahwa Washington tetap berhak untuk membekukan rekening tersebut sepenuhnya.

Dana itu berasal dari penjualan minyak Iran ke Korea Selatan dan telah diblokir di bank-bank Korea Selatan, setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran pada 2018, dan membatalkan kesepakatan antara kekuatan dunia dan Teheran mengenai program nuklirnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah Dana Mengendap Iran

Terkini | Selasa, 19/05/2026 06:36 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777