https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menko PM: Pendidikan Pemutus Rantai Kemiskinan Paling Utama

Agus Mughni | Kamis, 09/04/2026 16:17 WIB



Menko PM Muhaimin menilai, tanpa intervensi di sektor pendidikan, kesenjangan sosial akan terus berulang dari satu generasi ke generasi berikutnya Menko PM A. Muhaimin Iskandar menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (UT) yang digelar di Sentu, Bogor, Kamis, 9 April 2026 (Foto: Ist/Kemenko PM)

Bogor, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa pendidikan menjadi kunci paling fundamental dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia.

Pernyataan ini Menko PM Muhaimin sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (UT) sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenko PM dengan Ikatan Alumni UT di Sentul, Bogor, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, berbagai program ekonomi tidak akan berdampak maksimal tanpa didukung kualitas sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, akses pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam strategi pemberdayaan masyarakat.

Baca juga :
Menko PM Sebut Koperasi Desa Instrumen Penting Berdayakan Masyarakat Desa

“Pendidikan adalah pemutus mata rantai kemiskinan yang paling utama,” kata Menko PM Muhaimin.

Ia menilai, tanpa intervensi di sektor pendidikan, kesenjangan sosial akan terus berulang dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Baca juga :
Kemenko PM Luncurkan Program Perintis Berdaya Connect untuk Perkuat UMKM

Lebih lanjut, ia menyoroti peran UT sebagai contoh nyata kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan yang luas dan terjangkau. Model pendidikan terbuka dinilai mampu menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang bekerja.

“Kalau Universitas Terbuka hadir, berarti negara hadir,” ujarnya.

Baca juga :
Menko PM Dorong UMKM dan Ekraf Jadi Kunci Tekan Kemiskinan Ekstrem

Ia bahkan mengaku kerap menemui pekerja informal seperti buruh hingga tukang bangunan yang tetap menempuh pendidikan melalui sistem tersebut.

Dalam konteks itu, Menko PM Muhaimin menekankan bahwa pemberdayaan tidak cukup hanya berbasis bantuan ekonomi. Menurutnya, peningkatan kapasitas manusia melalui pendidikan jauh lebih menentukan dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif.

Ia pun mengajak seluruh alumni UT untuk mengambil peran dalam memperluas dampak pendidikan di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, ia optimistis pendidikan dapat menjadi fondasi utama dalam mempercepat transformasi dan menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menko PM A. Muhaimin Iskandar Akses Pendidikan Rantai Kemiskinan Universitas Terbuka

Terkini | Selasa, 19/05/2026 08:18 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777