https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kompleks Industri Petrokimia Saudi Dihantam Serangan Udara Iran

Mutiul Alim | Selasa, 07/04/2026 14:40 WIB



Serangan udara Iran yang menargetkan Arab Saudi menyebabkan kompleks petrokimia di Kota Jubail terbakar. Industri petrokimia Arab Saudi terbakar (Foto: Straits Times)

Riyadh, Jurnas.com - Serangan udara Iran yang menargetkan Arab Saudi menyebabkan kompleks petrokimia di Kota Jubail terbakar. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah industri serupa di Iran juga turut diserang.

"Sebuah serangan menyebabkan kebakaran di pabrik SABIC (Saudi Basic Industries Corporation) di Jubail. Suara ledakan sangat keras," kata seorang sumber kepada AFP pada Selasa (7/4).

Jubail di bagian timur Arab Saudi merupakan rumah bagi salah satu kota industri terbesar di dunia, tempat produksi baja, bensin, petrokimia, minyak pelumas, dan pupuk kimia.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan negaranya melakukan serangan dahsyat terhadap fasilitas petrokimia terbesar Iran di Asaluyeh, dan media Iran melaporkan beberapa ledakan di lokasi tersebut.

Serangan terhadap kawasan industri itu terjadi ketika pasukan pertahanan udara Saudi melancarkan serangan yang menargetkan wilayah timur kerajaan, dengan tujuh rudal balistik dicegat dan dihancurkan, menurut juru bicara kementerian pertahanan.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran: Segera Berdamai atau Hancur Total!

"Sebagian puing rudal balistik jatuh di sekitar fasilitas pembangkit listrik; penilaian kerusakan sedang dilakukan," kata kementerian tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.

Dan pada Selasa pagi, pihak berwenang juga mengumumkan penutupan sementara jembatan utama yang menghubungkan Arab Saudi dan negara kepulauan Bahrain, sebagai tindakan pencegahan menyusul dikeluarkannya peringatan keamanan di daerah tersebut.

Baca juga :
Pembangkit Nuklir UEA Diserang Drone, Militer Gelar Penyelidikan

"Pergerakan kendaraan melintasi Jembatan Raja Fahd telah ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan," ujar Otoritas Umum untuk Jalan Raya Raja Fahd.

Diketahui, Saudi menuduh Iran secara rutin menargetkan instalasi dan infrastruktur energinya sejak Teheran melancarkan serangan kilat berkelanjutan di seluruh wilayah Teluk setelah Israel dan AS menyerang Iran pada akhir Februari.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah Petrokimia Arab Saudi

Terkini | Selasa, 19/05/2026 09:36 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777