https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Konflik Timur Tengah Belum Berhenti, Pemerintah Jepang Beri Subsidi BBM

Vaza Diva | Jum'at, 20/03/2026 04:30 WIB



Pemerintah Jepang resmi mengaktifkan kembali skema subsidi bahan bakar guna meredam lonjakan harga komoditas energi akibat memanasnya ketegangan di Timur Tengah Ilustrasi - pemerintah Jepang resmi memberikan subsidi BBM untuk warganya karena konflik Timur Tengah yang belum selesai (Foto: Marek Studzinski/Unsplash)

Tokyo, Jurnas.com - Pemerintah Jepang resmi mengaktifkan kembali skema subsidi bahan bakar mulai Kamis guna meredam lonjakan harga komoditas energi akibat memanasnya ketegangan di kawasan Teluk Persia.

Kebijakan ini diambil setelah harga minyak mentah dunia melambung pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang terjadi akhir Februari lalu.

Subsidi sebesar 30,2 yen (sekitar Rp3.124) per liter dialokasikan untuk BBM jenis reguler hingga Rabu mendatang. Langkah strategis ini bertujuan menjaga agar harga eceran nasional tetap stabil di kisaran 170 yen per liter.

Baca juga :
Rudal Haj Qasem Milik Iran Hantam Pangkalan AS di Empat Negara

Selain untuk kendaraan pribadi, bantuan pemerintah ini juga menyasar sektor industri vital seperti diesel dan minyak berat guna meringankan beban operasional di sektor pertanian, perhutanan, hingga perikanan.

Besaran nilai subsidi ini tidak bersifat permanen, melainkan akan disesuaikan setiap pekan mengikuti fluktuasi harga minyak mentah global.

Baca juga :
Tolak Iran yang Ingin Berunding dengan AS, Trump: Sudah Terlambat

Lonjakan harga BBM di Jepang sendiri sempat menyentuh rekor 190,8 yen per liter pada Senin (16/3), dan diprediksi bisa menembus angka 200,2 yen pada pekan depan jika tanpa intervensi pemerintah.

Meski demikian, Kementerian Ekonomi Jepang memberikan catatan bahwa penurunan harga di tingkat konsumen mungkin tidak terjadi secara serentak.

Baca juga :
Veteran Marinir Ngamuk Akibat Perang AS dengan Iran

Hal ini disebabkan oleh perbedaan sisa stok BBM lama di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hingga saat ini, otoritas Tokyo belum memberikan kepastian mengenai batas waktu berakhirnya program subsidi darurat ini. (Kyodo-OANA)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pemerintah Jepang Subsidi BBM Konflik Timteng Perang Timur Tengah Amerika vs Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777