https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Zelensky: Pelonggaran Sanksi AS ke Rusia Bukan Keputusan Tepat

Mutiul Alim | Jum'at, 13/03/2026 21:55 WIB



Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menilai keputusan Amerika Serikat (AS) melakukan pelonggaran sanksi minyak Rusia selama 30 hari bukan keputusan tepat. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: AP)

Paris, Jurnas.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menilai keputusan Amerika Serikat (AS) melakukan pelonggaran sanksi minyak Rusia selama 30 hari bukan keputusan yang tepat, dan tidak akan membantu menghentikan invasi Moskow yang sudah berlangsung selama lebih dari empat tahun.

"Saya percaya bahwa pencabutan sanksi, bagaimanapun juga, akan menyebabkan penguatan posisi Rusia. Mereka menggunakan uang dari penjualan energi untuk membeli senjata, dan semua itu kemudian digunakan untuk melawan kita," kata Zelensky dikutip dari Associated Press pada Jumat (13/3).

"Oleh karena itu, pada akhirnya mencabut sanksi hanya agar lebih banyak drone nantinya terbang menyerang Anda, menurut pendapat saya, bukanlah keputusan yang tepat," dia menambahkan.

Baca juga :
Rusia Diserang 500 Drone Ukraina Semalam, Tiga Tewas di Moskow

Departemen Keuangan AS sebelumnya mengumumkan penangguhan sanksi minyak Rusia selama 30 hari. Langkah ini bertujuan untuk membebaskan kargo-kargo Rusia yang terdampar di laut, dan mengurangi kekurangan pasokan yang disebabkan oleh perang melawan Iran.

Sejumlah analis mengatakan bahwa kenaikan harga minyak yang drastis akibat blokade produksi di Selat Hormuz menguntungkan perekonomian Rusia. Moskow sangat bergantung pada pendapatan minyak untuk membiayai invasinya, dan sanksi menjadi hambatan yang semakin besar.

Baca juga :
Zelensky Bocorkan Rencana Rusia Serang Negara NATO dari Belarus

Perundingan yang dimediasi AS antara Moskow dan Kyiv yang bertujuan untuk menghentikan konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II, tertunda karena perang Iran, meskipun perundingan tersebut dapat dilanjutkan minggu depan.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan bahwa pengecualian sanksi minyak Rusia bersifat terbatas dan diambil berdasarkan pengecualian.

Baca juga :
Putin Beri Sinyal Bakal Akhiri Perang di Ukraina

"Hal itu tidak secara luas atau permanen mencabut sanksi yang mereka sendiri putuskan untuk diterapkan," ujar Macron.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Rusia vs Ukraina Sanksi Minyak Rusia Volodymyr Zelensky

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777