https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Berbagai Perang yang Dipimpin Langsung oleh Rasulullah

Muhammad Habib Saifullah | Sabtu, 28/02/2026 19:01 WIB



Sejak hijrah ke Madinah pada tahun 622 M, komunitas Muslim menghadapi tekanan politik dan militer dari berbagai pihak, terutama Quraisy Mekah. Ilustrasi - Perang khaibar (Foto: Jernih.co)

Jakarta, Jurnas.com - Sejak hijrah ke Madinah pada tahun 622 M, komunitas Muslim menghadapi tekanan politik dan militer dari berbagai pihak, terutama Quraisy Mekah.

Dalam konteks tersebut terjadi sejumlah pertempuran. Sumber sejarah awal Islam seperti Sirah Nabawiyah karya Ibnu Ishaq (yang kemudian diriwayatkan Ibnu Hisyam) serta kitab-kitab hadis mencatat beberapa perang yang dipimpin langsung Nabi Muhammad.

Berikut beberapa pertempuran utama yang secara historis dikenal sebagai ghazwah:

Baca juga :
Inilah Satu-satunya Sahabat Nabi yang Masih Hidup Hingga Kini

1. Perang Badar (624 M / 2 H)

Perang Badar merupakan pertempuran besar pertama antara kaum Muslim Madinah dan Quraisy Mekah. Pertempuran terjadi di kawasan Badar, sekitar 130 kilometer barat daya Madinah.

Baca juga :
Sosok Sa`ad bin Abi Waqqas, Sang Penakluk Persia

Menurut riwayat sejarah, awalnya kaum Muslim hendak menghadang kafilah dagang Quraisy. Namun Quraisy mengirim pasukan besar sehingga pertempuran tidak terelakkan. Pasukan Muslim berjumlah sekitar 300 orang, sedangkan Quraisy sekitar 1.000 orang.

2. Perang Uhud (625 M / 3 H)

Baca juga :
Kisah Nabi Yusuf Menakwilkan Mimpi Nasib Dua Tahanan

Setahun setelah Badar, Quraisy kembali menyerang Madinah untuk membalas kekalahan. Pertempuran terjadi di lereng Gunung Uhud, di utara Madinah.

Kaum Muslim sempat unggul, namun sebagian pasukan pemanah meninggalkan posisi strategisnya. Kondisi itu dimanfaatkan pasukan Quraisy untuk melakukan serangan balik. Dalam peristiwa ini Nabi Muhammad terluka.

3. Perang Khandaq (627 M / 5 H)

Perang Khandaq, atau Perang Parit, terjadi ketika konfederasi suku-suku Arab bersama Quraisy mengepung Madinah. Atas usul Salman al-Farisi, kaum Muslim menggali parit sebagai pertahanan kota.

Pengepungan berlangsung berminggu-minggu tanpa pertempuran terbuka besar. Akhirnya pasukan penyerang mundur karena cuaca buruk dan logistik menipis. Peristiwa ini disebut dalam QS Al-Ahzab.

4. Perang Bani Quraizhah (627 M / 5 H)

Setelah pengepungan Khandaq berakhir, terjadi konflik dengan Bani Quraizhah, salah satu kelompok Yahudi Madinah yang menurut sumber sejarah dianggap melanggar perjanjian pertahanan kota.

Ekspedisi militer kemudian dilakukan terhadap benteng mereka hingga akhirnya mereka menyerah. Peristiwa ini dicatat dalam literatur sirah klasik.

5. Perang Khaibar (628/629 M / 7 H)

Khaibar adalah wilayah oasis di utara Madinah yang menjadi pusat permukiman Yahudi dan basis ekonomi penting. Ekspedisi dilakukan setelah meningkatnya ketegangan politik dan keamanan.

Pertempuran berlangsung di beberapa benteng. Setelah pengepungan, dicapai kesepakatan bahwa penduduk setempat tetap tinggal dan mengelola lahan dengan sistem bagi hasil.

Riwayat perang Khaibar banyak terdapat dalam hadis sahih, termasuk dalam Shahih Bukhari.

6. Fathu Mekah (630 M / 8 H)

Fathu Mekah atau Penaklukan Mekah terjadi setelah pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh sekutu Quraisy. Pasukan Muslim memasuki Mekah hampir tanpa perlawanan besar.

Peristiwa ini menjadi titik penting karena Mekah kemudian berada di bawah pemerintahan Islam. Banyak riwayat hadis sahih mencatat peristiwa ini.

7. Perang Hunain (630 M / 8 H)

Tidak lama setelah Fathu Mekah, beberapa kabilah Arab seperti Hawazin dan Tsaqif mengumpulkan pasukan untuk menghadapi kaum Muslim. Pertempuran terjadi di lembah Hunain.

Pasukan Muslim sempat terpukul di awal pertempuran, tetapi kemudian berhasil menguasai keadaan. Peristiwa ini disebut dalam QS At-Taubah ayat 25–27.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Nabi Muhammad Sejarah Nabi Kisah Nabi

Terkini | Minggu, 02/08/2026 19:53 WIB

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

News

69.500 Migran Tinggalkan Ceuta, Spanyol Perketat Perbatasan dengan Maroko

News

Lawan Konten Menyesatkan, Content Creator Dibekali Ilmu Jurnalistik

News

Pesawat Wisata Kecil Jatuh dan Terbakar, 13 Orang Tewas

News

Pameran Kampus Taiwan, Belasan Ribu Pelajar RI Berburu Beasiswa

Gaya Hidup

Hampir 400 Tahun Setelah Karam, Kapal Batavia Masih Menyimpan Kisah Baru

Humanika

Bolehkah Mengadakan Doa Syukuran untuk Rumah Baru?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777