https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

8 Pantangan saat Imlek yang Masih Dipercaya Hingga Kini

Vaza Diva | Kamis, 12/02/2026 10:10 WIB



Tahun Baru Imlek bukan hanya perayaan pergantian kalender, tetapi juga momentum penting yang sarat makna budaya. Ilustrasi - ini delapan pantangan saat tahun baru Imlek yang masih dipercaya hingga sekarang (Foto: pinterest)

Jakarta, Jurnas.com - Tahun Baru Imlek bukan hanya perayaan pergantian kalender, tetapi juga momentum penting yang sarat makna budaya. Banyak keluarga Tionghoa mempersiapkan hari tersebut jauh-jauh hari, mulai dari membersihkan rumah, menyiapkan hidangan, hingga berkumpul bersama keluarga besar. Di balik kemeriahan lampion dan kue keranjang, terdapat pula berbagai aturan adat yang dijaga turun-temurun.

Sebagian masyarakat percaya hari pertama Imlek merupakan penentu keberuntungan sepanjang tahun. Karena itu, segala tindakan di hari tersebut diusahakan membawa makna baik. Hal-hal yang dianggap melambangkan kesialan biasanya dihindari agar tidak “membuka” nasib buruk di awal tahun baru.

Kepercayaan ini bukan sekadar mitos tanpa alasan. Dalam filosofi Tionghoa, simbol dan tindakan memiliki energi tersendiri. Apa yang dilakukan pada hari pertama dipercaya mencerminkan kehidupan selama satu tahun ke depan. Oleh sebab itu, sejumlah pantangan berikut masih dipraktikkan hingga sekarang.

Baca juga :
Libur Imlek, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 25 Persen

1. Menyapu Rumah di Hari Pertama

Menyapu dipercaya akan “menyapu” keberuntungan yang baru datang. Karena itu rumah biasanya dibersihkan sebelum malam pergantian tahun, bukan setelahnya.

2. Memecahkan Barang

Pecahnya piring, gelas, atau benda kaca dianggap pertanda keretakan hubungan dan kesialan. Banyak keluarga berhati-hati menggunakan peralatan makan saat hari pertama Imlek.

Baca juga :
Awal Mula Imlek Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia

3. Berkata Kasar atau Bertengkar

Imlek identik dengan awal yang damai. Kata-kata buruk dipercaya membawa energi negatif dan memengaruhi keharmonisan keluarga sepanjang tahun.

4. Memakai Pakaian Hitam atau Putih

Kedua warna tersebut identik dengan suasana duka dalam tradisi Tionghoa. Karena itu orang dianjurkan memakai warna cerah, terutama merah, yang melambangkan kebahagiaan.

Baca juga :
17 Ucapan Imlek 2026 Penuh Makna, Cocok Dibagikan saat Tahun Kuda Api

5. Meminjam atau Menagih Uang

Urusan utang piutang dihindari karena dipercaya bisa membuat seseorang mengalami kesulitan finansial sepanjang tahun.

6. Memotong Rambut

Memotong rambut dianggap memotong rezeki. Biasanya orang sudah potong rambut sebelum Imlek tiba.

7. Menangis

Anak-anak biasanya ditenangkan agar tidak menangis pada hari pertama karena dipercaya membawa kesedihan selama setahun ke depan.

8. Membunuh Hewan

Hari pertama Imlek dipandang sebagai hari kelahiran kembali dan awal kehidupan baru, sehingga tindakan menyakiti makhluk hidup dihindari.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tahun Baru Imlek pergantian kalender makna budaya delapan pantangan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777