https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

5 Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Membawa Keberuntungan-Kemakmuran

Agus Mughni | Selasa, 10/02/2026 12:49 WIB



Makanan khas Imlek tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam. Setiap sajian adalah simbol harapan akan masa depan yang lebih baik Ilustrasi perayaan Tahun Baru Imlek (Foto: Pexels/Henry & Co)

Jakarta, Jurnas.com - Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan tradisi, kebersamaan keluarga, dan sajian makanan bermakna simbolis. Dalam budaya Tionghoa, hidangan yang disajikan bukan sekadar pelengkap jamuan, tetapi dipercaya membawa keberuntungan, kemakmuran, kesehatan, dan umur panjang di tahun yang baru.

Makanan khas Imlek tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam. Setiap sajian adalah simbol harapan akan masa depan yang lebih baik, mulai dari rezeki yang lancar, kesehatan, hingga keharmonisan keluarga.

Lebih dari sekadar tradisi kuliner, jamuan Imlek menjadi cara merayakan tahun baru dengan penuh makna, doa, dan kebersamaan.

Baca juga :
Presiden Taiwan Kena Cipratan Muntahan Kepala Kuil saat Perayaan Imlek

Berikut beberapa makanan khas Imlek yang paling dikenal beserta makna filosofisnya.

1. Ikan Utuh, Simbol Rezeki Berlimpah

Ikan hampir selalu hadir di meja makan Imlek dan disajikan secara utuh. Dalam bahasa Mandarin, kata yu berarti ikan sekaligus surplus. Maknanya adalah harapan agar rezeki selalu berlebih dan tidak pernah habis sepanjang tahun.

Baca juga :
Indahnya Keberagaman! Momen Perayaan Imlek dan Ramadan di Bundaran HI

2. Jeruk Mandarin, Lambang Kekayaan dan Kebahagiaan

Jeruk mandarin dipilih karena warna oranye keemasannya yang menyerupai emas. Selain itu, penyebutannya kerap diasosiasikan dengan keberuntungan. Tak heran buah ini sering dijadikan hantaran saat Imlek sebagai doa akan kesejahteraan.

3. Kue Keranjang, Harapan Hidup yang Lebih Baik

Kue keranjang atau nian gao memiliki tekstur lengket dan rasa manis. Filosofinya melambangkan hubungan keluarga yang erat serta peningkatan kualitas hidup, rezeki, dan karier dari tahun ke tahun.

Baca juga :
Libur Imlek, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 25 Persen

4. Mi Panjang Umur, Doa untuk Kesehatan dan Umur Panjang

Mi panjang umur disajikan tanpa dipotong sebagai simbol kehidupan yang panjang dan lancar. Makanan ini menjadi doa agar keluarga senantiasa sehat dan terhindar dari hambatan besar dalam hidup.

5. Pangsit, Lambang Kemakmuran

Pangsit atau jiaozi memiliki bentuk menyerupai uang kuno Tiongkok. Karena itu, hidangan ini dipercaya membawa keberuntungan finansial dan kesejahteraan. Proses membuatnya bersama keluarga juga melambangkan kebersamaan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tahun Baru Imlek Makanan Khas Imlek Tradisi Kuliner Perayaan Imlek

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777