https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Komisi XI Dorong Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal

Sundari | Minggu, 01/02/2026 11:36 WIB



Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menyampaikan keprihatinannya atas gejolak pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro. (Foto: Dok. Parlementaria)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menyampaikan keprihatinannya atas gejolak pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir, sehingga berdampak signifikan terhadap kinerja Bursa Efek Indonesia.

“Sebagai mitra (Komisi XI), kami turut prihatin atas dua hari terakhir ini karena bursa kita mengalami goncangan yang sangat luar biasa,” ujar Fauzi Amro saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X ke Bengkulu, Jumat (30/1).

Sebagai mitra Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisi XI menilai dinamika tersebut menjadi perhatian serius bersama, terlebih setelah adanya kabar pengunduran diri pimpinan Bursa Efek Indonesia, Imam, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas situasi yang terjadi.

Baca juga :
Misbakhun Sebut KEM-PPKF Disampaikan Prabowo jadi Tradisi Baru

Fauzi menjelaskan bahwa Komisi XI DPR RI sebelumnya telah memberikan pandangan dan mengambil keputusan terkait polemik free float yang belakangan menjadi sorotan publik. Menurutnya, ketentuan mengenai free float sebenarnya telah memiliki aturan yang jelas, namun implementasinya masih menimbulkan keraguan, khususnya dari lembaga internasional seperti MSCI.

Ia menekankan pentingnya kejujuran para emiten dalam menerapkan ketentuan free float agar benar-benar diperuntukkan bagi publik dan tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif.

Baca juga :
Misbakhun Soroti ADK Ex Officio LPS: Jangan Sekadar Datang, Duduk, Diam

“Yang menjadi persoalan sekarang, MSCI masih meragukan apakah free float itu benar-benar untuk publik atau justru masih dimiliki oleh pihak yang sama,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Dengan jumlah emiten yang hampir mencapai seribu perusahaan, Fauzi menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpengaruh langsung terhadap kepercayaan investor serta penilaian global terhadap pasar modal Indonesia.

Baca juga :
Misbakhun Tegaskan Penyesuaian Tugas DK LPS Wajib Dikonsultasikan ke DPR

Ia juga menilai pengunduran diri pimpinan bursa sebagai bentuk tanggung jawab moral yang patut diapresiasi dan diharapkan menjadi contoh dalam tata kelola kelembagaan ke depan.

“Kalau seorang pimpinan gagal, tentu harus ada konsekuensinya. Mudah-mudahan pengganti ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.

Fauzi menyampaikan optimisme bahwa kondisi pasar modal mulai menunjukkan perbaikan. Ia menyebut, pada hari Jumat tersebut, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia telah kembali berjalan lebih stabil dibandingkan dua hari sebelumnya.

Selain itu, ia menyambut baik komitmen OJK untuk melakukan perbaikan tata kelola pasar modal, termasuk rencana negosiasi ulang dengan MSCI agar ketentuan free float sebesar 20 hingga 30 persen benar-benar mencerminkan kepemilikan publik yang sesungguhnya.

“Kami berharap pasar modal kita ke depan semakin sehat, kredibel, dan dipercaya oleh investor domestik maupun global,” pungkas Fauzi Amro.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Komisi XI DPR Bursa Efek Indonesia Tata Kelola Pasar Modal

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777