https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Khamenei: Jika AS Serang Iran, Perang Regional Tak Terelakkan

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 02/02/2026 12:15 WIB



Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap serangan terhadap Iran akan memicu perang regional Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (Foto: WANA via REUTERS)

Teheran, Jurnas.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap serangan terhadap Iran akan memicu perang regional, seiring meningkatnya kehadiran militer Presiden AS Donald Trump di kawasan Timur Tengah.

Peringatan itu disampaikan Khamenei dalam pidatonya di Teheran, Minggu (2/2) waktu setempat, kala memperingati ulang tahun kembalinya Ayatollah Ruhollah Khomeini dari pengasingan pada 1979, yang menandai Revolusi Iran.

"Mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional," kata Khamenei, dikutip dari Aljazeera.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Dia menyampaikan pernyataan ini di hadapan ribuan pendukung yang memadati pusat kota Teheran untuk memperingati ulang tahun kembalinya Ayatollah Ruhollah Khomeini ke Iran dari pengasingan di Prancis pada 1979.

Peristiwa itu menjadi titik awal Revolusi Iran yang berujung pada jatuhnya penguasa yang didukung Amerika Serikat, Mohammad Reza Shah Pahlavi.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Dalam pidatonya, Khamenei menuduh Amerika Serikat berupaya menguasai Iran serta sumber daya minyak dan gas alamnya.

Dia juga menilai gelombang protes anti-pemerintah yang terjadi belakangan ini sebagai tindakan yang menyerupai kudeta, karena disertai penyerangan terhadap kantor pemerintahan, bank, dan masjid.

Baca juga :
Trump Sebut AS dan China Sama-sama Tak Ingin Iran Punya Senjata Nuklir

Pemimpin tertinggi Iran itu menyebut kerusuhan tersebut sebagai bentuk “pemberontakan”, istilah yang sebelumnya juga ia gunakan untuk menggambarkan Gerakan Hijau pada 2009 dan sejumlah protes lainnya.

Menurutnya, tujuan aksi tersebut adalah melemahkan pusat-pusat strategis negara. "Pemberontakan baru-baru ini mirip dengan kudeta dan telah berhasil dipadamkan," ujar Khamenei.

Dia juga menambahkan bahwa aparat keamanan, fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), bank, serta masjid menjadi sasaran serangan, termasuk aksi pembakaran salinan Al-Qur’an.

Menanggapi pernyataan Khamenei, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan masih berharap Iran bersedia mencapai kesepakatan.

"Saya berharap kita bisa membuat kesepakatan," kata Trump kepada wartawan.

"Jika tidak, kita akan lihat apakah dia benar atau tidak." dia menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ali Khamenei Perang Regional Donald Trump

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777