https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Trump Klaim Jabatan Presiden Sementara Venezuela di Media Sosial

Vaza Diva | Senin, 12/01/2026 11:58 WIB



Klaim Trump ini memicu perdebatan luas karena melibatkan isu kedaulatan negara, hukum internasional, dan hubungan bilateral yang sangat tegang antar dua negara Arsip - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Gedung Putih di Washington, AS, 5 September 2025 (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah sebuah tangkapan layar di akun Truth Social miliknya, yang menunjukkan dirinya disebut sebagai `presiden sementara Venezuela` mulai Januari 2026, sambil tetap mempertahankan posisinya sebagai Presiden AS.

Unggahan itu dibuat seperti halaman biografi Wikipedia dan memicu perhatian publik internasional. Klaim tersebut muncul setelah laporan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, first lady Cilia Flores, oleh pasukan militer Amerika Serikat di Venezuela awal bulan ini.

Trump menyatakan bahwa dirinya telah mengambil alih situasi di negara Amerika Selatan tersebut sebagai bagian dari kepemimpinan yang sedang dijalankannya.

Baca juga :
Trump Klaim Perdamaian dengan Iran Semakin Dekat

Namun, posisi presiden sementara yang sebenarnya dipegang oleh Delcy Rodríguez, yang telah diangkat sesuai konstitusi Venezuela menyusul peristiwa tersebut.

Rodriguez membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa Venezuela memiliki pemerintahan yang sah serta rakyat yang tetap mengendalikan negara mereka.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas

Dalam sebuah pernyataan di acara komunitas di Negara Bagian Miranda, ia menekankan bahwa tidak ada kebingungan terkait kepemimpinan negara.

“Tidak ada ketidakpastian di sini. Rakyat Venezuela yang memegang kendali, dan ada sebuah pemerintahan, yaitu pemerintahan Presiden Nicolas Maduro,” ujar Rodríguez.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Ia juga berjanji tidak akan berhenti sedetik pun sampai Maduro dan Flores kembali ke Venezuela.

Peristiwa ini terjadi di tengah operasi militer dan hukum yang terus berlangsung antara Amerika Serikat dan Venezuela, termasuk pemberitaan bahwa Maduro menghadapi tuduhan hukum di AS terkait kegiatan narkotika dan terorisme yang dibantah oleh pemerintah Venezuela serta sekutunya.

Klaim Trump ini memicu perdebatan luas karena melibatkan isu kedaulatan negara, hukum internasional, dan hubungan bilateral yang sangat tegang antara kedua negara.

Sumber: Sputnik Via Antara

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Amerika Serikat Donald Trump Truth Social Presiden Venezuela

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777