https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tito Ultimatum Pemda Segera Data Rumah Rusak Terdampak Bencana di Aceh

Agus Mughni | Minggu, 11/01/2026 23:16 WIB



Saya beri waktu mulai dari kemarin tiga hari untuk diverifikasi di tingkat BNPB, diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik dan Capil. Kalau tiga hari sudah clear Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang juga Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. (Foto dok. Kemendagri)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian memberi waktu tiga hari kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan pendataan rumah warga terdampak bencana baik rusak ringan hingga sedang.

Tito Karnavian yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyampaikan hal tersebut di Aceh Tamiang, pada Minggu (11/1), saat meninjau progres pemulihan bencana sembari memberikan bantuan ratusan gerobak dorong dan mi instan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang.

"Saya beri waktu mulai dari kemarin tiga hari untuk diverifikasi di tingkat BNPB, diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik dan Capil. Kalau tiga hari sudah clear uangnya oleh BNPB segera bayarkan, Rp15 juta yang rumahnya rusak ringan dan Rp30 juta rusak sedang," kata Mendagri Tito.

Baca juga :
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah: Korupsi Hancurkan Kepercayaan Publik

Mendagri menyampaikan masyarakat terdampak perlu dibantu pembersihan rumah-rumah mereka dari lumpur banjir, terutama yang berat. Dengan anggaran itu, kata dia, diharapkan dapat meringankan beban warga dan bisa dikerjakan sendiri atau gotong-royong keluarga.

Untuk rumah rusak berat dan hilang (hanyut), lanjut Mendagri, terdapat dua opsi yakni mereka tetap menunggu di tenda dan diberikan biaya, atau kemudian pindah ke hunian sementara (Huntara) yang kini sedang dibangun sebanyak 600 unit.

Baca juga :
Mendagri Tetapkan WFH ASN Daerah Setiap Hari Jumat

Kemudian untuk opsi kedua, kata Mendagri, mereka diberikan biaya Rp1,8 juta per bulan selama tiga bulan, dan dapat diperpanjang sebagai uang untuk menunggu sampai hunian dibangun baru.

"Atau kalau mau bangun sendiri silakan membangun, diberikan dana di Rp60 juta oleh BNPB," ucap dia.

Baca juga :
Muzani: Salat Id Prabowo di Aceh Bentuk Solidaritas untuk Korban Bencana

Selain itu Mendagri menginginkan para agar pengungsi yang masih berada di tenda-tenda agar secepatnya kembali setelah menerima dana perbaikan rumah, sehingga tidak terlalu banyak warga tinggal tempat pengungsian.

"Karena itu enggak sehat, di tenda sudah mulai ada yang sakit, kemudian juga yang kasihan anak-anak bayi. Nah, untuk itu kemarin saya mengejar untuk pemerintah daerah dan sudah disampaikan oleh bupati, sedapatnya dulu sampaikan data masyarakat yang rumahnya rusak ringan dan sedang," kata dia. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Tito Karnavian Aceh Tamiang

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777