https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Amerika Serikat Klaim Kendalikan Arah Politik Venezuela

Vaza Diva | Minggu, 04/01/2026 16:30 WIB



Amerika Serikat disebut kini memiliki kendali atas masa depan politik Venezuela setelah Presiden Nicolas Maduro ditangkap. Arsip - Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, mengibarkan bendera dalam protes terhadap hasil pemilu yang diumumkan oleh pemerintahan Presiden Nicolas Maduro setelah ia dinyatakan sebagai pemenang pemilu, di Caracas, Venezuela, 28 Agustus 2024 (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat disebut kini memiliki kendali atas masa depan politik Venezuela setelah Presiden Nicolas Maduro ditangkap.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang menegaskan bahwa Washington akan `menetapkan syarat` atas langkah berikutnya.

Dalam wawancara dengan CBS yang dikutip pada Minggu (4/1), Hegseth menuturkan bahwa Presiden Donald Trump akan memimpin pengambilan keputusan, mulai dari upaya menghentikan penyelundupan narkoba, mengamankan kembali sumber daya minyak, hingga membatasi keterlibatan negara asing di kawasan yang ia sebut sebagai `belahan bumi AS`.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Amerika Serikat melancarkan operasi besar ke Venezuela dan menangkap Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, lalu membawa mereka keluar negeri, tanpa memberikan penjelasan mengenai dasar hukum tindakan tersebut.

Sejumlah laporan media menyebut terdengar ledakan di Caracas dan mengaitkan operasi dengan pasukan elite Delta Force, meski pemerintah AS belum mengonfirmasi detailnya.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Di Caracas, pemerintah Venezuela mengaku tidak mengetahui keberadaan Maduro dan menuntut bukti bahwa presiden masih hidup, sembari menuduh Washington melakukan agresi terhadap kedaulatan negara.

Trump kemudian memublikasikan foto yang diklaim menunjukkan Maduro di atas kapal AS, namun gambar itu belum bisa diverifikasi secara independen.

Baca juga :
Trump Sebut AS dan China Sama-sama Tak Ingin Iran Punya Senjata Nuklir

Di dalam negeri AS, beberapa anggota Kongres mengecam operasi tersebut sebagai melanggar hukum, sementara pemerintahan Trump menyatakan Maduro akan diadili, tanpa merinci tuduhan yang dihadapkannya.

Venezuela melalui kementerian luar negeri menyatakan akan membawa persoalan ini ke organisasi internasional dan meminta sidang darurat Dewan Keamanan PBB.

Rusia menyampaikan keprihatinan mendalam atas laporan penangkapan dan dugaan pemindahan paksa Maduro. Moskow menilai langkah AS berpotensi memperburuk stabilitas kawasan dan menyerukan pembebasan Maduro serta istrinya, sekaligus mengimbau seluruh pihak menahan diri agar ketegangan tidak semakin meningkat.

Sumber: Sputnik OANA

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Amerika Serikat politik Venezuela Presiden Nicolas Maduro Donald Trump

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777