https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Trump Klaim Tangkap Presiden Maduro pasca Serangan AS

Mutiul Alim | Sabtu, 03/01/2026 17:56 WIB



Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa pemerintahannya berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dalam serangan baru-baru ini. Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto: REUTERS)

New York, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa pemerintahannya berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dalam serangan baru-baru ini.

Ini menjadi pertama kalinya Washington melakukan intervensi langsung di Amerika Latin, sejak invasi Panama pada 1989 silam guna menggulingkan pemimpin militer Manuel Noriega, atas tuduhan penyelundupan narkoba dan kekuasaan tidak sah.

"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar negeri," tulis Trump dalam unggahan Truth Social-nya, dikutip dari Straits Times pada Sabtu (3/1).

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

AS berulang kali menuduh Maduro menjalankan negara dengan bisnis narkoba dan memanipulasi pemilihan umum 2024, yang menurut pihak oposisi mereka menangkan secara telak.

Maduro yang menggantikan Hugo Chavez dan berkuasa pada 2013, mengatakan bahwa Washington ingin menguasai cadangan minyak Venezuela, yang saat ini terbesar di dunia.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Sementara itu Trump mengatakan operasi itu dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS, dan menjanjikan detail lebih lanjut pada konferensi pers pada Sabtu malam ini di resor Mar-a-Lago miliknya di Florida.

Sejauh ini pemerintah Venezuela belum memberikan konfirmasi mengenai penangkapan Maduro. Namun, Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, bersikukuh mengenai kedaulatan negaranya.

Baca juga :
Trump Sebut AS dan China Sama-sama Tak Ingin Iran Punya Senjata Nuklir

"Venezuela yang bebas, merdeka, dan berdaulat menolak dengan segenap kekuatan sejarah kebebasannya kehadiran pasukan asing ini, yang hanya meninggalkan kematian, penderitaan, dan kehancuran," kata Padrino.

"Hari ini, kita mengepalkan tinju untuk membela apa yang menjadi milik kita. Mari kita bersatu, karena dalam persatuan rakyat kita akan menemukan kekuatan untuk melawan dan meraih kemenangan," dia menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Presiden AS Donald Trump Nicolas Maduro Maduro Ditangkap Presiden Venezuela

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777