https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Angka 13 Pembawa Sial, Fakta atau Mitos?

Vaza Diva | Sabtu, 20/12/2025 10:10 WIB



Islam mendorong umatnya untuk membersihkan diri dari mitos dan prasangka yang tidak berdasar. Ilustrasi - angka 13 (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Keyakinan bahwa angka 13 identik dengan kesialan masih dijumpai di tengah masyarakat. Namun dalam pandangan Islam, anggapan tersebut tidak memiliki dasar dan secara tegas ditolak.

Islam menegaskan bahwa tidak ada angka, hari, atau benda tertentu yang secara hakiki membawa sial atau keberuntungan. Keyakinan semacam ini termasuk dalam thiyarah, yakni prasangka buruk terhadap sesuatu, yang dapat merusak kemurnian tauhid seorang muslim.

Rasulullah SAW dengan jelas menafikan adanya anggapan sial dalam Islam. Beliau bersabda:

Baca juga :
Mengenal Hari Tasyrik: Makna, Asal Usul hingga Larangan Puasa

لَا طِيَرَةَ
“Tidak ada thiyarah (anggapan sial).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa mengaitkan kesialan dengan angka tertentu, termasuk angka 13, bukanlah ajaran Islam. Segala bentuk keyakinan yang menggantungkan nasib pada simbol atau pertanda tertentu bertentangan dengan prinsip keimanan yang lurus.

Baca juga :
Panduan Adab dan Sunah Hari Jumat Sesuai Tuntunan Rasulullah

Al-Qur’an pun mengajarkan bahwa baik dan buruknya suatu peristiwa sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah, bukan disebabkan oleh angka atau tanda tertentu. Allah berfirman:

وَإِن يَمْسَسْكَ ٱللَّهُ بِضُرٍّۢ فَلَا كَاشِفَ لَهُۥٓ إِلَّا هُوَ
“Dan jika Allah menimpakan suatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia.” (QS. Yunus: 107)

Baca juga :
Ini Surat di Al-Qur`an yang Dianjurkan Dibaca pada Hari Jumat

Ayat ini menanamkan keyakinan bahwa seluruh kejadian berada di bawah kehendak Allah. Dengan demikian, mempercayai angka 13 atau angka lainnya sebagai pembawa sial berarti menyandarkan sebab kepada sesuatu yang tidak pernah ditetapkan oleh syariat.

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bahkan memperingatkan bahaya keyakinan terhadap pertanda sial. Beliau bersabda:

الطِّيَرَةُ شِرْكٌ
“Anggapan sial itu adalah syirik.” (HR. Ahmad)

Para ulama menjelaskan bahwa meyakini kesialan pada angka atau tanda tertentu dapat termasuk syirik kecil, karena hati bergantung kepada selain Allah. Jika keyakinan tersebut diyakini mampu mendatangkan mudarat secara mandiri, maka ancamannya semakin serius terhadap akidah seorang muslim.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Angka 13 Pembawa Sial Rasulullah SAW kitab Al-Qur`an

Terkini | Rabu, 05/08/2026 08:06 WIB

Humanika

5 Agustus 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Olahraga

Kalah dari Persib, Taktik Shin Tae-yong di Persija Mulai Dipertanyakan

Gaya Hidup

Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi Global, Peneliti Temukan Risiko Besar

News

Menkomdigi Minta Waspadai Hoaks Demo, Banyak Video Lama Kembali Viral

News

Menteri ATR Targetkan Pelayanan Balik Nama Hak Tanah Paling Lama 10 Hari

News

KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan Terkait Kasus Silmy Karim

Gaya Hidup

Bagaimana Cara Membuat Alat Sederhana untuk Melihat Gerhana Matahari

News

Legislator: Negara Jangan Hanya Menyita, Aset Rampasan Harus Tetap Bernilai

News

KPK Siap Hadapi Praperadilan Tersangka Suap Auditor BPK Muara Enim

News

Kemenkes Tegaskan Anak Harus Dilindungi dari Promosi Vape

News

Kapal Migran Terbakar di Selat Inggris, 157 Orang Berhasil Diselamatkan

News

Basarnas Alihkan Operasi SAR KMP Muatiara Sentosa 2 jadi Operasi Rutin

News

Jaksa Agung Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah

Humanika

Apa Mahar Terbaik dalam Pandangan Islam?

Info Bank BNI

Ganda Putra Indonesia Raih Tiga Gelar, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

News

Ketua Komisi III: Tidak Benar Ada Surat Presiden Soal Pengganti Kapolri

Humanika

7 Perkara yang Membatalkan Salat Menurut Fikih

Humanika

6 Hal Mubah dalam Salat yang Boleh Dilakukan Tanpa Membatalkan Ibadah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777