https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Dukung EBT, 79 Persen Masyarakat Dukung Penutupan PLTU Batu Bara

Mutiul Alim | Selasa, 16/12/2025 14:49 WIB



Sebagian besar masyarakat Indonesia mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), sebagai transisi menuju energi bersih. Tambang batu bara (Foto: Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Laporan yang diterbitkan oleh Yale Program on Climate Change Communication menemukan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), sebagai transisi menuju energi bersih.

Dalam laporan tersebut, 89 persen masyarakat mendukung EBT untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik nasional pada 2040. Selain itu, 79 persen masyarakat mendukung pelarangan pembangunan PLTU batu bara, penutupan PLTU batu bara yang ada, serta menggantinya dengan energi surya dan angin.

Sebanyak 83 persen juga mendukung komitmen pemerintah untuk menurunkan emisi karbon Indonesia hingga mendekati nol pada 2060, di tengah ancaman perubahan iklim global saat ini.

Baca juga :
Energi Bersih, PGN Hadirkan Layanan Mobil Bengkel Keliling BBG di Tiga Kota

"Masyarakat Indonesia sangat mendukung upaya menurunkan emisi karbon dan mempercepat pemanfaatan energi terbarukan secara nasional," kata Dr. Anthony Leiserowitz dari Yale University dalam siaran pers pada Selasa (16/12).

"Meskipun banyak yang masih memiliki pengetahuan terbatas tentang perubahan iklim, mayoritas masyarakat yakin bahwa perubahan iklim sedang terjadi dan merasa cemas terhadap dampaknya," dia menambahkan.

Baca juga :
Menuju Kemandirian Energi, Ditjen EBTKE akan Bangun UPT dan Prodi EBT di Flores

Hal menarik dari studi ini ialah bahwa mayoritas umat Muslim di Indonesia, yakni 79 persen mendukung pemanfaatan dana zakat dan sedekah untuk transisi nasional menuju energi terbarukan.

"Temuan ini menunjukkan dengan sangat jelas bahwa masyarakat Indonesia siap bergerak menuju energi bersih. Dukungan publik yang sangat kuat dapat memberikan dasar yang kokoh bagi percepatan transisi energi nasional," ujar Direktur Negara Indonesia di Purpose, Longgena Ginting.

Baca juga :
Bertemu Dubes Singapura, Dasco Bahas Kerja Sama Energi Baru Terbarukan

Namun, studi ini juga menemukan bahwa 73 persen masyarakat Indonesia mengaku hanya mengetahui sedikit tentang perubahan iklim (53 persen) atau belum pernah mendengarnya sama sekali (21 persen), sementara hanya 2 persen yang merasa tahu banyak.

Setelah diberikan penjelasan singkat tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap pola cuaca, mayoritas masyarakat mengatakan bahwa mereka yakin perubahan iklim sedang terjadi, dan 83 persen merasa cemas terhadap dampaknya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

PLTU Batu Bara Energi Baru Terbarukan Yale University Energi Bersih

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777