https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Legislator NasDem: Program CKG Langkah Preventif Tekan Angka Penyakit TBC

Samrut Lellolsima | Kamis, 27/11/2025 15:54 WIB



Ini juga menjadi bagian dari promotif preventif untuk bisa mengurangi anggaran kuratif yang selama ini terlalu besar. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago. (Foto: Net)

Jakarta, Jurnas.com - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi langkah preventif untuk menekan angka penyakit Tuberkulosis (TBC) yang tinggi di Indonesia.

Hal itu sebagaimana diutarakan Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/11).

Baca juga :
Perkuat Ketahanan Pangan, DPR Dorong Percepatan Program Strategis Kementan

Dia menekankan, Indonesia saat ini sudah darurat penyakit TBC. Meski berada di urutan kedua setelah India, menurut dia, Indonesia memiliki jumlah pengidap TBC terbanyak jika dihitung melalui populasi.

"Ini juga menjadi bagian dari promotif preventif untuk bisa mengurangi anggaran kuratif yang selama ini terlalu besar," kata Irma.

Baca juga :
Legislator PDIP Kecam Penangkapan WNI Misi Kemanusiaan Gaza oleh Israel

Dia tekankan, TBC bukan semata-mata hanya penyakit, melainkan juga suatu hal yang mampu mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Contohnya, warga Indonesia harus terlebih dahulu melakukan skrining TBC untuk bisa bersekolah di luar negeri, hal yang tidak berlaku bagi negara-negara lain.

Sejauh ini, dia mengatakan program CKG sebagai intervensi dari pemerintah pusat sudah mulai terfokus untuk upaya mengeliminasi TBC. Penanganan TBC membutuhkan sinergi dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah.

Baca juga :
Paripurna DPR Setujui Evaluasi Perubahan Kedua Prolegnas Prioritas 2026

Untuk itu, dia pun mengingatkan kepada pemerintah pusat bahwa anggaran daerah juga penting untuk menangani TBC. Menurut dia, program pusat tidak akan berjalan jika tidak ada anggaran yang ditransfer ke daerah khusus untuk menangani TBC.

Selain itu, dia pun mengusulkan agar ada pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi keluarga yang mengidap TBC, yang tergolong tidak mampu. Hal itu diperlukan agar imunitas bisa menjadi tinggi supaya pengobatan berjalan baik.

"Kan ada yang baru minum obat 3 bulan sudah enggak minum lagi, kan seperti itu. Tapi kalau ditambah dengan daya tahan tubuhnya yang bagus, Insya Allah," kata dia.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengambil inisiatif untuk memasukkan program pemberantasan TBC dalam delapan program hasil terbaik cepat, selain pemberian makanan bergizi buat anak-anak dan balita dan ibu hamil itu.

"Ngobatin kasus TBC betul, tetapi bagaimana ekosistemnya, bagaimana kementerian lain terlibat. Jadi, akan ada lebih dari 31 kementerian bersama lembaga akan bersama-sama mengatur strategi pemberantasan TBC," kata Benjamin.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi IX cek kesehatan gratis penyakit Tuberkolosis penyakit TBC Irma Suryani Chania

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777