https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pique Akui Rindu Atmosfer Laga-Laga Besar Setelah Pensiun

Vaza Diva | Senin, 17/11/2025 12:50 WIB



Mantan bek Barcelona dan timnas Spanyol, Gerard Pique, mengungkapkan kerinduannya terhadap suasana pertandingan besar Legenda Barcelona, Gerard Pique (Foto: Goal)

Jakarta, Jurnas.com - Mantan bek Barcelona dan timnas Spanyol, Gerard Pique, mengungkapkan kerinduannya terhadap suasana pertandingan besar setelah tiga tahun meninggalkan lapangan hijau.

Dalam kunjungannya ke Jakarta, Minggu (16/11), Pique mengenang masa-masa ketika ia masih merasakan sorakan puluhan ribu penonton dan tekanan untuk selalu menang.

“Saya merindukan bermain di pertandingan-pertandingan besar. Saya merindukan bermain di depan banyak orang, penonton yang sangat banyak, dan adrenalin yang ada saat bermain untuk Barca atau timnas Spanyol, dan saya perlu meraih kemenangan setiap tiga hari,” kata Pique.

Baca juga :
De la Fuente Sebut Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026

Menurutnya, masa aktif sebagai pemain adalah periode penuh kesenangan. Kini, setelah pensiun, ia tetap menikmati sepak bola meski tanpa pengalaman emosional yang sama.

“Saat itu saya begitu bersenang-senang dan saya menyukainya. Tentu saja saat saya pensiun dari sepak bola, saya tidak memilikinya lagi, tapi itu adalah bagian dari hidup, Dan saya sangat menyukai apa yang saya lakukan saat ini,” ujarnya.

Baca juga :
Lamine Yamal Ingin Barcelona Jadi Klub Terakhirnya

“Saya suka menonton sepak bola, saya senang menonton pertandingan-pertandingan besar, namun saya tahu bahwa fase tersebut dalam karier saya telah berakhir, dan saya sangat bangga dengan apa yang telah saya lakukan sepanjang karier saya,” tambahnya.

Usai gantung sepatu pada 2022, Pique sibuk mengembangkan Kings League, kompetisi tujuh lawan tujuh yang ia bangun dengan sejumlah inovasi aturan. Ia menilai perubahan dalam sepak bola memang sulit dilakukan karena sifat olahraga ini yang sangat tradisional, namun tetap diperlukan pembaruan dalam kadar tertentu.

Baca juga :
Sergio Ramos Semakin Dekat Jadi Pemilik Baru Sevilla

“Di sepak bola, sangat sulit untuk mengubah peraturan, karena ini adalah olahraga yang sangat tradisional, dan diperlukan niat politik, banyak melobi kepada FIFA, UEFA, dan semua organisasi yang mengurus sepak bola,” ujar Pique.

Konsep Kings League kini berkembang ke berbagai negara. Di Indonesia, pengaruhnya tampak melalui Pendekar League yang digagas Atta Halilintar, menghadirkan format mini soccer dengan perpaduan pesohor, mantan atlet, dan komunitas olahraga. (ANT)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Legenda Barcelona timnas Spanyol Gerard Pique Atta Halilintar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777