https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

KPK Sudah Panggil Sejumlah Pihak Terkait Penyelidikan Korupsi Whoosh

Gery David Sitompul | Senin, 03/11/2025 16:07 WIB



KPK telah memanggil sejumlah pihak terkait dugaan korupsi proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Badung, Whoosh yang dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China Gedung Merah Putih KPK.

Jakarta, Jurnas.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil sejumlah pihak dalam penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Badung, Whoosh yang dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

KPK tidak membeberkan identitas dari pihak-pihak yang sudah dimintai keterangan. Sebab, kasus ini masih di tahap penyelidikan yang bersifat tertutup dan rahasia.

"Dalam penyelidikan perkara terkait dengan KCIC, tim penyelidik melakukan permintaan keterangan dengan mengundang sejumlah pihak, tentunya pihak-pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara ini," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin, 3 November 2025.

Baca juga :
Libur Lebaran, Whoosh Sukses Angkut 224.827 Penumpang

Budi menyebut, setiap keterangan maupun informasi yang diberikan kepada pengelidik KPK akan menjadi bahan penting dalam menyingkap dugaan korupsi proyek strategis nasional tersebut. 

"Terkait dengan materi ataupun pihak-pihak yang diundang untuk dimintai keterangan, saat ini kami belum bisa, belum bisa menyampaikan detilnya secara lengkapnya seperti apa, karena ini memang masih di tahap penyelidikan," ujarnya.

Baca juga :
Libur Imlek, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 25 Persen

KPK saat ini masih terus melakukan penelusuran dan pengumpulan keterangan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui proyek yang menjadi kebanggaan pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

"Sehingga kami tentunya juga mengimbau kepada siapa saja pihak-pihak yang diundang dan dimintai keterangan terkait dengan perkara KCIC ini, agar kooperatif dan menyampaikan informasi, data, dan keterangan yang dibutuhkan," ujarnya.

Baca juga :
Hingga Oktober 2025, Whoosh Angkut 5,1 Juta Penumpang

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa sejumlah pihak yang diundang penyelidik untuk diminta keterangannya sejauh ini masih kooperatif.

"Ya artinya ini juga menjadi langkah positif dalam penyelidikan perkara ini," katanya.

"Dan tentunya ini masih akan terus bergulir ya, karena tim masih akan terus menelusuri pihak-pihak lainuntuk mengumpulkan keterangan-keterangan yang dibutuhkan dalam tahap penyelidikan," ujarnya menambahkan.

Penyelidikan dugaan korupsi terkait Whoosh sebelumnya disampaikan oleh Pelaksana Tugas Deputi dan Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu.

Pernyataan tersebut disampaikan Asep saat merespons perkembangan terkini perbincangan Whoosh yang mengemuka di media sosial beberapa waktu terakhir.

"Saat ini sudah pada tahap penyelidikan," ujar Asep saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Senin, 27 Oktober 2025.

Adapun mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD sebelumnya juga menyatakan siap dimintai keterangan oleh KPK terkait isu mark up proyek Whoosh, yang sempat ia singgung dalam sejumlah pernyataannya di ruang publik.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

KPK Usut Korupsi Whoosh Kereta Cepat Whoosh Presiden Jokowi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777