https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

FDA AS Perkenalkan Diagnosis Alzheimer melalui Tes Darah

Mutiul Alim | Senin, 20/10/2025 16:01 WIB



Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat memberikan izin diagnosis untuk penyakit Alzheimer melalui serangkaian tes darah. Ilustrasi penelitian menemukan pola pernapasan yang bisa mengindikasikan risiko Alzheimer (Foto: Pexels/Anna Shvets)

New York, Jurnas.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat memberikan izin diagnosis untuk penyakit Alzheimer melalui serangkaian tes darah. Tes ini dirancang guna mencegah penurunan kognitif akibat penyakit tersebut.

Elecsys pTau181 yang dikembangkan oleh dua perusahaan farmasi, yakni Roche di Swiss, dan Eli Lilly di Indiana, mengukur bentuk tau terfosforilasi spesifik, yang dikenal sebagai pTau181, dalam plasma darah.

Dikutip dari Nature pada Senin (20/10), tes ini mengukur seberapa banyak protein tau dalam tubuh yang telah dimodifikasi akibat penyakit Alzheimer.

Baca juga :
Studi: Perubahan Pola Bicara Bisa Jadi Tanda Awal Penurunan Kognitif

Roche melaporkan bahwa dalam uji klinis yang melibatkan 312 peserta, tes Elecsys pTau181 mampu menyingkirkan Alzheimer dengan tepat hingga 97,9 persen.

Tes ini menggunakan nilai prediktif negatif dan membantu menyingkirkan Alzheimer pada individu dengan penurunan kognitif, alih-alih memberikan indikasi positif bahwa seseorang menderita penyakit tersebut.

Baca juga :
SHIELD, Satu Kata yang Bisa Cegah Penyakit Alzheimer Menurut Peneliti

"Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa tanda-tanda darah ini memiliki konkordansi yang tinggi. Tanda-tanda ini sangat sesuai dengan biomarker standar emas penyakit Alzheimer, yang telah kami gunakan dalam pengaturan khusus selama bertahun-tahun," kata ahli saraf dan peneliti biomarker University College London, Ashvini Keshavan.

Namun, tanpa akses penuh ke data uji coba, Keshavan mengatakan sulit untuk menilai sepenuhnya keakuratan tes ini.

Baca juga :
Peneletian Terbaru Ungkap Tes Darah Bisa Prediksi Bagaimana Seseorang Meninggal

"Penting untuk melihat nilai sensitivitas, spesifisitas, dan prediksi positif untuk menilai keakuratan tes ini," ujar dia.

Patologi penyakit Alzheimer ditandai dengan penumpukan plak amiloid-β yang lengket dan jalinan protein tau di jaringan otak. Kedua protein tersebut mengganggu fungsi otak, menyebabkan kematian neuron, dan merupakan penyebab penurunan kognitif yang terkait dengan penyakit ini.

Sebelumnya, tes darah Alzheimer juga telah disetujui untuk mengukur biomarker ini dalam darah individu. Pada Mei lalu, Lumipulse, yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Fujirebio di Tokyo, mendapatkan persetujuan dari FDA. Tes ini mengukur rasio dua protein yakni pTau217 dan amiloid-β (1–42).

Alicia Algeciras-Schimnich, seorang ahli kimia klinis di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, mengatakan kedua tes tersebut bekerja sedikit berbeda, karena tes Lumipulse mampu menguji secara positif dan menyingkirkan keberadaan patologi Alzheimer.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Penyakit Alzheimer Tes Darah Penurunan Kognitif

Terkini | Minggu, 25/10/2026 19:53 WIB

Gaya Hidup

6 Cara Alami Atasi Bau Ketiak Tanpa Perlu Deodoran

News

Bahas Negosiasi dan Konflik, Trump Sentil Jajaran Pemimpin Iran

News

Wamensos Dorong Muhammadiyah Perluas Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin

News

Militer Yaman Lumpuhkan 307 Petempur Houthi dalam 24 Jam

News

Cak Imin Dorong Penerima Bansos Mandiri, Target Kemiskinan 5 Persen di 2029

News

Target Khamis Mushait, Koalisi Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi

News

Ajak Rakyat Rasional, Fahri: Kebijakan Prabowo untuk Menutup Kebocoran

News

Bentrokan Pecah di Roma, Massa Lempar Benda Peledak ke Polisi

Gaya Hidup

Bulan Purnama Hunter`s Moon Muncul 25–26 Oktober, Ini Cara Mengamatinya

News

Widya Pratiwi Kawal Penerbitan 27 Sertipikat Tanah Transmigran di Maluku

News

Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Penjaga Hutan dan Pencegah Karhutla

News

Kabut Asap 2026: Krisis Tidak Dapat Dibebankan kepada Indonesia Semata

News

Waspada Modus BSU 2026, Kemnaker Minta Pekerja Lindungi Data Pribadi

News

Bandara Riyadh Ubah Terminal Mulai 25 Oktober, Penumpang Diminta Cek Jadwal

News

Demo Anak Muda di Barcelona Berujung Ricuh, Toko Dijarah-Kontainer Dibakar

Humanika

Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi dalam Hadis Nabi Muhammad

News

Demo Yellow Vests, Prancis Dilaporkan Minta Operator Siaga Batasi Medsos

Humanika

Nabi Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak, Ini Maknanya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777