https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Studi: Berjalan di Alam Lebih Efektif Meningkatkan Mood dan Motivasi

Agus Mughni | Minggu, 21/09/2025 23:05 WIB



Studi Ungkap Manfaat Jalan di Alam Terbuka untuk Kesehatan Mental dan Motivasi  Ilustrasi - Hutan Kota GBK di Jakarta (Foto: GBK Sports Complex)

Jakarta, Jurnas.com - Sudah lama diketahui bahwa berada di alam bisa membuat perasaan lebih tenang. Kini, riset ilmiah membuktikan bahwa aktivitas fisik di alam terbuka memberi manfaat lebih besar dibandingkan berolahraga di dalam ruangan atau kawasan perkotaan.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari University of Copenhagen yang mengamati respons fisik dan psikologis 25 pria muda saat berjalan cepat di tiga lokasi berbeda. Ketiganya mencakup kawasan hijau alami, rute di tengah kota, dan ruang indoor.

Meskipun durasi dan kecepatan berjalan dibuat seragam, hasil yang muncul menunjukkan perbedaan signifikan. Tubuh dan pikiran peserta merespons lebih positif saat mereka berjalan di alam.

Baca juga :
Tips Menghindar dari Teman yang Hobi Hutang Tanpa Drama

Setelah sesi berjalan, para peneliti mengukur kadar kortisol, detak jantung, suasana hati, dan tingkat kelelahan. Hasilnya, berjalan di alam secara konsisten menghasilkan kadar stres yang lebih rendah dan perasaan lebih bahagia.

Menurut Prof. Stefano De Dominicis, yang terlibat dalam studi ini, berjalan di ruang hijau meningkatkan rasa relaksasi dan menurunkan kelelahan. Sebaliknya, berjalan di dalam ruangan justru membuat peserta merasa lebih lelah dan mudah bosan.

Baca juga :
5 Gejala Paling Awal sebelum Mengidap Skizofrenia

Selain itu, peserta juga melaporkan berkurangnya rasa cemas, jengkel, dan tidak nyaman setelah aktivitas di alam. Sementara itu, emosi negatif justru meningkat saat mereka berolahraga di dalam ruangan.

Efek positif juga terlihat pada detak jantung, yang cenderung menurun lebih cepat setelah berjalan di luar ruangan. Bahkan, variabilitas detak jantung meningkat hingga 30 persen, menandakan tubuh lebih siap untuk pulih.

Baca juga :
Pilihan Novel Motivasi untuk Temani Akhir Pekanmu

Tak hanya itu, peserta juga merasa lebih terdorong untuk mengulangi aktivitas serupa di alam. Artinya, pengalaman positif ini memengaruhi motivasi jangka panjang untuk tetap aktif.

Menurut De Dominicis, hasil ini penting bagi mereka yang kesulitan membentuk kebiasaan olahraga. Jika berjalan di alam terasa lebih menyenangkan, maka orang akan lebih mudah menjadikannya rutinitas.

Penjelasan ini tak lepas dari bagaimana manusia berevolusi bersama alam. Otak kita secara alami menganggap lingkungan alami sebagai tempat yang aman dan menenangkan, berbeda dengan tekanan yang datang dari kehidupan urban.

Meski olahraga di dalam ruangan tetap punya nilai, menambahkan sesi di ruang terbuka bisa memberi manfaat tambahan. Bahkan, hanya dengan mengganti satu sesi per minggu, hasilnya sudah terasa signifikan.

Temuan ini membuka peluang untuk merancang kota yang lebih sehat dan mendukung gaya hidup aktif. Peneliti berharap data ini bisa mendorong kebijakan pembangunan ruang hijau di kawasan urban.

Studi ini juga dianggap relevan untuk mendukung kesehatan mental masyarakat. Aktivitas fisik berbasis alam dinilai bisa menjadi solusi bagi mereka yang mengalami kesulitan memulai atau mempertahankan kebiasaan olahraga. (*)

Riset lengkap telah dipublikasikan dalam jurnal Psychology of Sport and Exercise. Sumber: Earth

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Berjalan Alam Terbuka Ruang hijau Mood Motivasi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777