Ilustrasi pemeriksaan gula darah (Foto: Courtesy of University of Newcastle/Handout via Reuters)
Jakarta, Jurnas.com - Gula darah tinggi atau hiperglikemia menjadi salah satu masalah kesehatan paling umum di Indonesia. Data menunjukkan bahwa kondisi ini kerap dipicu oleh pola makan tak seimbang, stres, hingga minimnya aktivitas fisik. Kombinasi ini memperbesar risiko terkena diabetes tipe 2.
Yang mengkhawatirkan, gula darah tinggi yang dibiarkan tanpa penanganan dapat merusak organ vital seperti jantung, ginjal, hingga mata. Namun kabar baiknya, menurut publikasi dari Healthline, menurunkan gula darah tak selalu harus bergantung pada obat. Ada lima cara alami yang bisa membantu menjaga kadar gula tetap stabil. Berikut ini adalah daftarnya.
Tubuh tetap butuh karbohidrat, tapi jenis dan jumlahnya harus diperhatikan. Menghitung asupan karbohidrat harian dan menyesuaikannya dengan tingkat aktivitas bisa membantu mengontrol lonjakan gula darah. Pilih sumber karbohidrat kompleks seperti biji-bijian utuh, sayuran akar, atau umbi-umbian yang dicerna lebih lambat oleh tubuh.
Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, hingga yoga ringan terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu tubuh memproses glukosa dengan lebih efisien. Olahraga teratur juga membantu menjaga berat badan tetap ideal — faktor kunci dalam mencegah diabetes.
Makanan tinggi serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Konsumsi lebih banyak sayuran hijau, buah rendah gula, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk menjaga kadar gula tetap stabil sepanjang hari.
Minum cukup air bukan hanya mencegah dehidrasi, tapi juga mendukung fungsi ginjal dalam membuang kelebihan gula lewat urine. Hindari minuman manis atau berkalori tinggi yang justru memperparah lonjakan gula darah.
Cara Anda makan sama pentingnya dengan apa yang Anda makan. Mengunyah makanan perlahan, menggunakan piring kecil, hingga menghindari restoran all you can eat bisa membantu Anda mengontrol porsi dan kalori. Berat badan ideal punya kaitan langsung dengan kestabilan gula darah dan risiko diabetes yang lebih rendah. (*)
Rabu, 06/05/2026 18:01 WIB
Rabu, 06/05/2026 17:15 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB