https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Wamentrans Pacu Semangat Tim Ekspedisi Patriot di Bengkulu Utara

Agus Mughni | Kamis, 11/09/2025 22:46 WIB



Wamentrans Viva memberi semangat kepada TEP sampai akhir misi usai. Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyambangi Posko Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang berada di Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu (Foto: Ist/Kementrans)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyambangi Posko Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang berada di Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, pada Selasa (9/9/2025).

Di posko itu para peneliti yang berasal dari Universitas Padjadjaran mengolah data riset, penelitian, dan pemetaan ekonomi kawasan transmigrasi Lagita. Dalam kesempatan tersebut, Wamentrans Viva memberi semangat kepada TEP sampai akhir misi usai.

Ia menjelaskan, pada Agustus lalu, Kementerian Transmigrasi telah melepas 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. “Salah satu kawasan yang dituju peneliti di Lagita,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga :
Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot Dibuka, Kementrans Ajak Anak Muda Gabung

Peneliti sebanyak itu secara rinci ada 42 guru besar, 358 doktor, 846 sarjana dan master, serta 754 mahasiswa. Mereka berasal dari perguruan tinggi ITB, UI, UGM, IPB, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), serta 17 perguruan tinggi dari berbagai daerah.

Hingga Desember 2025 para peneliti menurut Viva Yoga akan menjalankan ‘misi’, pertama, membedah, mengetahui, masalah dan persoalan apa yang terjadi di kawasan transmigrasi. Apakah masalah infrastruktur, sarana dan prasarana, serta problem ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

Baca juga :
Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot 2026 Dibuka, Cek Link dan Penempatannya

Kedua, melakukan penelitian atau mencari bentuk pelembagaan ekonomi apa bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi. Ketiga, menggali potensi produk atau komoditas unggulan  apa yang bisa dikembangkan sehingga menjadi andalan ekonomi dari kawasan transmigrasi. “Kunjungan ini untuk memonitor sejauh mana aktivitas yang telah dilakukan oleh para peneliti,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Viva Yoga juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Bengkulu yang ikut mendukung kehadiran dan aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai jurusan itu.

Baca juga :
Kementrans Tindaklanjuti 400 Kajian TEP soal Potensi Kawasan Transmigrasi

“Terima kasih Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur yang telah memberi perhatian pada TEP,” ujarnya.

Sementara itu, Defrio, salah satu peneliti dari TEP, mengungkapkan bahwa mereka telah bertemu dengan berbagai dinas di Bengkulu Utara dan kepala desa-desa yang ada di Lagita. “Kami juga melakukan pendekatan ke masyarakat,” ujar mahasiswa jurusan ilmu komunikasi itu. 

Disebut potensi yang ada di wilayah yang diteliti adalah komoditas hortikulural. Untuk lebih meningkatkan produktifitas sana menurutnya perlunya peningkatkan infrastruktur dan pentingnya pengelolaan komoditas di wilayah sendiri agar perputaran ekonomi tidak keluar daerah.

Sebagai informasi, turut menyertai Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu Mian dalam kunjungan Wamentrans tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Wamentrans Viva Yoga Mauladi Posko Tim Ekspedisi Patriot Bengkulu Utara

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777