https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

OTT Noel, Ujian Berat Pemerintahan Prabowo

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 22/08/2025 06:18 WIB



Aktivis 98 ini cukup vokal dalam isu antikorupsi. Noel kerap menyerukan hukuman mati bagi koruptor. Pengamat Komunikasi Politik dari Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih. Foto: dok. jurnas

JAKARTA - Peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, dinilai sebagai ujian berat bagi pemerintahan Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi.

Noel acap kali berdebat keras dengan manajemen perusahaan dalam membela hak-hak pekerja. Noel juga dengan menggebu memberikan dukungan hukuman mati kepada koruptor.

Aktivis 98 ini cukup vokal dalam isu antikorupsi. Noel kerap menyerukan hukuman mati bagi koruptor, seperti dalam salah satu unggahannya di akun X @wamennoel98 pada 2 Februari 2021.

Baca juga :
Ini Doa dan Keutamaan Mabit di Muzdalifah yang Wajib Diketahui Jemaah Haji

“Kembali ke Pokok Persoalan Bangsa ini. HUKUM MATI KORUPTOR !!! @susipudjiastuti, @jokowi, @erickthohir.” tulisnya.

Terbalik dari pernyataannya tersebut, tentu saja OTT Noel ini menimbulkan beragam pendapat di masyarakat secara luas.

Baca juga :
Bolehkah Makan Daging Kurban Sendiri? Segini Takarannya

Pengamat Komunikasi Politik dari Swarna Dwipa Institute Frans Immanuel Saragih, Jumat (22/8/2025), menyampaikan bahwa OTT KPK kali ini sungguh di luar perkiraan dan berhasil membuat masyarakat tersentak.

“Karena kita baru saja memperingati HUT RI yang ke-80,” ujar Frans.

Baca juga :
Pastikan Keselamatan Penerbangan, DPR Dukung Penguatan Pelayanan Navigasi

Masih jelas dalam ingatan, bagaimana Presiden Prabowo berpidato di depan DPR/ MPR dan DPD tentang arah kebijakannya dan apa yang akan dilakukan ke depannya.

“Prabowo menegaskan walaupun itu kader partainya sendiri apabila melakukan perbuatan tidak terpuji tidak akan ditolerir, apalagi mencederai hati rakyat,” ungkap Frans.

OTT Immanuel Ebenezer pada Rabu (20/8/2025) malam, ditemukan beragam harta benda yang cukup banyak, dan otomatis Noel harus bisa mempertanggung jawabkan bagaimana kekayaan tersebut diperolehnya.

“Menurut pandangan saya ini merupakan ujian berat bagi Pemerintahan Prabowo, tetapi suatu langkah pendidikan kehidupan bernegara yang baik, bagaimana Presiden akan bersikap tegas terhadap para pembantunya, apabila bersalah dan melakukan pelanggaran hukum tidak ada pengecualian, semua harus hormat dan patuh pada aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

“Masyarakat akan menyaksikan ke depan apakah OTT Noel ini akan berdampak dan menimbulkan apresiasi positif bagi pemerintahan ini, karena Prabowo akan mengedepankan keadilan bagi seluruh warga negara, dan negara akan selalu hadir untuk memberikan keadilan itu,” pungkas Frans.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

KPK OTT Noel Pemerintahan Prabowo Korupsi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777