https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Wamentrans Apresiasi Warga Konawe Utara Hibahkan 1000 Hektare Lahan untuk Transmigrasi

Agus Mughni | Selasa, 05/08/2025 12:53 WIB



Hibah lahan untuk transmigrasi bisa menjadi role models transmigrasi ke depan. Hibah yang dilakukan memberi maslahat kepada orang lain yang pahalanya akan mengalir terus. Hibah yang diberikan juga menghindarkan dari konflik sosial Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menghadiri Pengukuhan dan Rapat Kerja Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (DPD PATRI) Sulawesi Tenggara Masa Bakti 2025-20230, Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (Foto: Ist/Kementrans)

Konawe Utara, Jurnas.com - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mengaku terharu, terkejut, dan penuh rasa syukur ketika para warga masyarakat yang menempati Kawasan Transmigrasi Hialu, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, menghibahkan 1.000 hektare lahannya untuk program transmigrasi, baik transmigrasi lokal (80 persen) maupun transmigrasi dari luar provinsi (20 persen).

Sikap mulia para transmigran itu diceritakan Wamentrans Viva Yoga saat dirinya hadir dalam Pengukuhan dan Rapat Kerja Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (DPD PATRI) Sulawesi Tenggara Masa Bakti 2025-20230, Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (3/8/2025). Hibah lahan untuk program transmigrasi menurutnya merupakan inisiatif para warga sendiri.

“Hibah lahan untuk transmigrasi bisa menjadi role models transmigrasi ke depan. Hibah yang dilakukan memberi maslahat kepada orang lain yang pahalanya akan mengalir terus. Hibah yang diberikan juga menghindarkan dari konflik sosial," ujar Viva Yoga.

Baca juga :
Kementrans Dorong Pemulihan Kawasan Transmigrasi Pasca Bencana Sumatera

Para warga di sana menghibahkan lahan yang sudah dimiliki bahkan sebagian sudah bersertipikat SHM karena prospek yang bagus dari pengelolaan lahan yang mereka miliki. “Mereka butuh tenaga kerja untuk mengolah sawah. Di kawasan itu masih kurang tenaga kerja,” ujar Viva Yoga.

Tanah yang subur bukan hoax, saat dirinya berkunjung ke Konawe Utara yang didampingi oleh Bupati Ikbar dan Wakil Bupati Abuhaera, melihat secara langsung hamparan sawah yang hijau. Airnya melimpah tanpa harus dibor. Hal demikian menurutnya merupakan potensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian di Konawe Utara dan Sulawesi Tenggara.

Baca juga :
KPK Setop Kasus Korupsi Izin Tambang Nikel Rp2,7 Triliun di Konawe Utara

Sejarah transmigrasi di provinsi itu, seiring dengan sejarah transmigrasi di Indonesia. Transmigrasi di sana dilakukan sejak tahun 1968 dan selanjutnya datang bergelombang yang disebar ke berbagai kabupaten termasuk di Konawe Utara.

Konawe Utara memiliki luas wilayah terbesar kedua di Sulawesi Tenggara namun ia memiliki jumlah penduduk yang sedikit sehingga di sana masih banyak lahan kosong.

Baca juga :
Wamentrans Sampaikan 4 Amanat Presiden soal Transmigrasi di Sepim HMI

Menurut Viva Yoga, Bupati Ikbar menyambut baik adanya program transmigrasi. Program ini disebut mampu mensejahterakan kehidupan masyarakat di sana. Untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki kabupaten itu, Konawe Utara menginginkan 500 kepala keluarga transmigran didatangkan untuk mengelola sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, dan lainnya.

Kementerian Transmigrasi mendorong kawasan transmigrasi di Sulawesi Tenggara yang tersebar di 10 kabupaten menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Untuk itu kementerian yang beralamat di Kalibata, Jakarta, itu memberi bantuan sebesar Rp46,8 miliar. Dengan rincian di antaranya Konawe Utara mendapat Rp10,6 miliar.

Untuk membangun kawasan transmigrasi, dikatakan oleh Viva Yoga, Kementerian Transmigrasi berkolaborasi dengan berbagai kementerian seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, serta dengan lembaga lainnya termasuk PATRI. Dirinya mengucapkan selamat kepada Mastri Susilo dan Ristam Suleman sebagai Ketua Umum dan Sektertaris Umum PATRI Sulawesi Tenggara Periode 2025-2030.

Ia berharap organisasi ini berperan aktif dalam pembangunan kawasan transmigrasi. Ditegaskan agar PATRI dalam berkiprah di tengah masyarakat menggunakan falsafah Di Mana Bumi Dipijak Di Situ Langit Dijunjung.

“Kembangkan sektor ekonomi, ciptakan lapangan kerja, agar PATRI memberi manfaat tidak hanya kepada anggota namun juga masyarakat lainnya. Untuk itu organisasi ini harus solid dan kompak,” ujar Viva Yoga.

 
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info transmigrasi Wamentrans Viva Yoga Mauladi Konawe Utara Program Transmigrasi

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777