https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Deklarasi Majelis Kridatama Pancasila, Gus Jazil : Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila Menghadapi Era Disrupsi

Eko Budhiarto | Senin, 26/08/2024 18:03 WIB



Deklarasi Majelis Kridatama Pancasila, Gus Jazil : Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila Menghadapi Era Disrupsi Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menekankan pentingnya nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila untuk menghadapi tantangan dan perubahan di masa depan. Terlebih di era disrupsi seperti sekarang ini ketika orientasi masyarakat lebih pada pragmatisme. Sekalipun era saat sekarang berbeda dengan masa lalu tetapi nilai-nilai dalam Pancasila tetap berlaku.

“Ini menjadi tantangan menghadapi era disrupsi. Nilai-nilai (yang terkandung dalam Pancasila) tidak boleh berubah. Nilai-nilai itu seperti nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan tanggungjawab itu seharusnya tercermin pada penyelenggara negara,” kata Jazilul Fawaid ketika membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR yang dirangkai dengan Konvensi dan Deklarasi Majelis Kridatama Pancasila, di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (26/8/20204).

Gus Jazil, sapaan Jazilul Fawaid, mengungkapkan Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Sedangkan nilai-nilai Pancasila bisa diterapkan dimanapun. “Meski hanya lima sila, tetapi Pancasila bisa merangkai kekuatan dari Sabang sampai Merauke. Dengan Pancasila, berbagai agama dan kepercayaan bisa hidup berdampingan di Indonesia. Nilai persatuan sudah ada sebelum Indonesia lahir,” katanya.

Baca juga :
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam

Menurut Gus Jazil, nilai-nilai dalam Pancasila merupakan atau berasal dari puncak budaya bangsa Indonesia. “Pancasila menjadi sesuatu yang hidup dan menjadi dasar di setiap etape perjalanan bangsa Indonesia. Pancasila menjadi kekuatan yang merekatkan seluruh kehidupan masyarakat Indonesia. Ini harus selalu kita jaga. Pancasila adalah philosophische groundslag yang menjadi jiwa, ruh, dan pikiran seluruh masyarakat Indonesia,” papar politisi PKB ini.

Karena itu, lanjut Gus Jazil, konstitusi dan undang-undang jangan sampai melanggar Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Perikemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Jangan sampai membuat UU yang diskriminatif, ‘melukai persatuian’, dan memecah belah,” tuturnya.

Baca juga :
KPK Periksa Pengusaha Heri Black Terkait Korupsi Bea Cukai

Dia menambahkan nilai-nilai (Pancasila) itu dibentuk dan diajarkan melalui keteladanan. Karena itu, Gus Jazil mengusulkan agar BPIP memberikan penghargaan kepada tokoh atau orang-orang yang dinilai Pancasilais. “Penghargaan ini penting agar menjadi teladan, patron, bahwa itulah orang yang Pancasilais,” ujarnya.

Gus Jazil juga mengapresiasi pembentukan Majelis Kridatama Pancasila. Para tokoh yang terlibat dalam pembentukan Majelis Kridatama Pancasila ini telah melakukan langkah penting karena mengajak masyarakat kembali pada nilai-nilai (Pancasila) dan melestarikan budaya bangsa.

Baca juga :
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Korupsi Kuota Haji

“Majelis Kridatama Pancasila harus membangkitkan kembali kekayaan nilai-nilai yang dimiliki Indonesia. Majelis Kridatama Pancasila jangan hanya mendalami dan mendiskusikan Pancasila tetapi harus bisa mempraktikan hal-hal kecil yang bisa dilakukan sehari-hari untuk menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara besar memiliki jati diri dan budaya yang unggul,” pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Jazilul Fawaid Pancasila Majelis Kridatama

Terkini | Rabu, 17/06/2026 16:27 WIB

News

Komisi XIII: Jangan Sampai Kementerian HAM Lebih Sibuk Membangun Birokrasi

News

Komisi X Dorong Penguatan Anggaran BPS, Dukung Program Statistik Nasional

News

Komisi IV: Tata Kelola Hutan Perlu Dilakukan Secara Bertanggung Jawab

News

KPK Akui Sudah Koordinasi dengan BPKP Terkait Penyelidikan Korupsi MBG

Info Desa

PPDI Dukung Program MBG dan Kopdes Merah Putih Berlanjut, Mendes Apresiasi

Olahraga

Presiden FIFA: Piala Dunia 2026 Berhasil Lampaui Ekspetasi

News

Legislator PDIP: Tambahan Anggaran Kementerian HAM Belum Layak Disetujui

News

Pemerintah Yaman Minta PBB Lebih Tegas terhadap Iran Soal Pendaaan Houthi

Info Desa

PP 16 2026 Terbit, Mendes Yandri Pastikan Siltap Perangkat Desa Tepat Waktu

News

Dekan FISIP Unas Pastikan Tak Ada Struktur BEM di Lingkungan Kampus

News

KPK Ungkap Pinjam Bendara PT Abipraya-Jaya Abadi di Proyek Pemkab Lamongan

Olahraga

Lionel Messi Sebut Semua Pencapaiannya di Sepak Bola Adalah Bonus

News

Eropa Dilaporkan Siap Berdialog dengan Rusia Soal Ukraina

News

PPATK Minta Tanbahan Anggaran Rp516,4 Miliar untuk Tahun 2027

Info Desa

Rakernas PPDI, Mendes Ajak Perangkat Desa Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

News

Optimalkan Pemberantasan TPPU, PPATK Usul Tambahan Anggaran Rp516,4 M

News

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Sebesar Rp66,1 Triliun untuk 2027

News

RS Harus Berikan Layanan Inklusif dan Berkualitas untuk Semua Kalangan

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777