https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Buka AIPF 2023, Jokowi Kunjungi Stand MIND ID

Untung Subagja | Rabu, 06/09/2023 01:05 WIB



Adapun tiga agenda utama yang dibahas dalam AIPF ini, di antaranya pertama, infrastruktur hijau, rantai pasok yang resilient serta hilirisasi Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi booth MIND ID dalam kegiatan ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) 2023 di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Booth yang dikunjungi yaitu proyek Battery Asset Management Service (BAMS) yang digagas oleh perusahaan ekosistem baterai dan electric vehicle (EV) terintegrasi Indonesia Battery Corporation (IBC), di mana MIND ID menjadi salah satu pemegang sahamnya.

Didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Jokowi menyempatkan diri melihat dan menyaksikan paparan proyek BAMS dari Direktur Utama IBC, Toto Nugroho.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Pada kesempatan itu, Jokowi resmi membuka AIPF 2023 di Hotel Mulia. Dalam pembukaan, Jokowi menekankan terdapat tiga agenda utama yang dibahas.

Presiden menyebutkan, ASEAN Indo-Pacific forum hadir untuk mengubah rivalitas di Indo-Pacific menjadi kerja sama yang bermanfaat serta membangun habit if corporation menjadi kerja sama yang bermanfaat serta membangun habit of cooperation yang win win formulation tanpa satupun merasa dikucilkan.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Adapun tiga agenda utama yang dibahas dalam AIPF ini, di antaranya pertama, infrastruktur hijau, rantai pasok yang resilient serta hilirisasi.

"Ekonomi ASEAN akan tumbuh kokoh dari hilirisasi industri dan pembangunan ekosistem Electric Vehicle (EV), adalah contoh konkrit membangun rantai pasok kawasan," ujar Jokowi.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Kedua, pembiayaan berkelanjutan dan inovatif. Menurut Jokowi, ASEAN membutuhkan US$ 29,4 triliun untuk transisi energi dan dibutuhkan skema pembiayaan yang inovatif melalui kemitraan yang profitable dan sustainable.

Selanjutnya, transformasi digital dan ekonomi kreatif. Presiden Jokowi menjelaskan, ekonomi digital di ASEAN pada 2030 diperkirakan tumbuh US$ 1 triliun, dan adopsi inovasi digital perlu diperkuat untuk mendukung ekonomi kreatif dan UMKM.

"Saya mengapresiasi dukungan dan kontribusi negara ASEAN dan mitra ASEAN sehingga telah terkumpul 93 proyek kerja sama senilai US$ 38,2 miliar, dan 73 proyek potensial senilai US$ 17,8 miliar. Ini mencerminkan komitmen kita to walk the talk membangun Indo-Pacific yang damai stabil dan makmur, semoga ikhtiar kita memberi manfaat besar bagi rakyat di kawasan dan dunia. dengan ini saya nyatakan ASEAN Indo-Pacific forum resmi dibuka," tutur Jokowi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Joko Widodo AIPF 2023 MIND ID

Terpopuler

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777