https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

RAPBN 2024, Ini Arah Kebijakan Pembiayaan

Untung Subagja | Jum'at, 19/05/2023 16:05 WIB



Mendukung kebijakan fiskal yang ekspansif, terarah, dan terukur untuk mendukung transformasi ekonomi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto ist/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menungkapkan arah kebijakan pembiayaan dalam ancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan, arah kebijakan pembiyaan yang pertama, mendukung kebijakan fiskal yang ekspansif, terarah, dan terukur untuk mendukung transformasi ekonomi.

"Kedua yaitu mengendalikan defisit dan utang dalam batas manageable," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR pada Jumat (19/5/2023).

Baca juga :
Kemenhaj Siapkan Layanan Konsumsi Siap Santap jelang Armuzna

Ketiga yaitu mendorong efektivitas pembiayaan investasi untuk mendukung transformasi ekonomi dengan memberdayakan peran BUMN, BLU, SMV dan SWF dengan mempertimbangkan kinerja keuangan, kinerja operasional, serta kesiapan teknis operasional.

Keempat yaitu memperkuat ketahanan fiskal untuk antisipasi ketidakpastian global dengan menyediakan fiscal buffer yang handal dan efisien, serta menjaga fleksibilitas dengan penguatan kolaborasi yang solid antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan.

Baca juga :
Long Weekend, Penumpang Whoosh Capai 95 Ribu Orang

Kelima yaitu mendukung pembiayaan investasi untuk memperkuat peran Indonesia di forum internasional. Berikutnya yaitu akselerasi pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan UMKM.

“Serta mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif melalui skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” tutur Sri Mulyani.

Baca juga :
Sempat Minta Tunda, Muhadjir Effendy Mendadak Hadiri Panggilan KPK

Dia mengatakan efektivitas kebijakan fiskal dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional akan dapat membantu menurunkan tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 pada kisaran 5,0% hingga 5,7%. Sedangkan angka kemiskinan diperkirakan akan berada pada rentang 6,5% hingga 7,5%.

“Rasio gini diperkirakan terus membaik dalam rentang 0,374 hingga 0,377. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2024 juga ditargetkan sekitar 73,99 hingga 74,02. Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga ditargetkan untuk terus meningkat, masing-masing pada rentang 105 hingga 108 dan 107 hingga 110,” pungkas Sri Mulyani.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sri Mulyani RAPBN 2024 Pembiayaan

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Selasa, 30/06/2026 02:02 WIB
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa TIM Jadi Oase Kreatif yang Wajib Dikunjungi

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777