https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

IBM Setop Perekrutan, 7.800 Karyawan akan Digantikan Robot

Supianto | Rabu, 03/05/2023 11:03 WIB



Hampir sepertiga dari peran perusahaan yang tidak berhubungan dengan pelanggan diganti dalam lima tahun ke depan. CEO IBM Arvind Krishna mengatakan bahwa dia mengharapkan AI untuk menggantikan sekitar 7.800 pekerjaan di perusahaan di tahun-tahun mendatang (File: Philippe Wojazer/Reuters)

JAKARTA, Jurnas.com - International Business Machines Corp atau IBM akan menyetop perekrutan karena diperkirakan sekitar 7.800 pekerjaan akan digantikan oleh Artificial Intelligence (AI) di tahun-tahun mendatang.

Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News, CEO IBM, Arvind Krishna mengatakan, hampir sepertiga dari peran perusahaan yang tidak berhubungan dengan pelanggan diganti dalam lima tahun ke depan.

"Peran yang tidak berhadapan dengan pelanggan ini berjumlah sekitar 26.000 pekerja," kata Krishna dalam wawancara yang diterbitkan pada hari Selasa. "Saya dapat dengan mudah melihat 30 persennya digantikan oleh AI dan otomatisasi selama periode lima tahun."

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Penyandang Disabilitas

Karyawan back-office hanya sebagian kecil dari sekitar 260.000 pekerja IBM dan perusahaan, yang berbasis di Armonk, New York, terus mengisi peran bahkan setelah melepaskan sekitar 5.000 pekerja di area lain, menurut Bloomberg.

IBM tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Al Jazeera. Seorang juru bicara IBM mengatakan kepada AFP bahwa tidak ada jeda perekrutan, tetapi perusahaan itu "sangat selektif ketika mengisi pekerjaan yang tidak secara langsung menyentuh klien atau teknologi kami".

Baca juga :
Unik, Kafe di Swedia Ini Sepenuhnya Dikelola dan Dijalankan oleh AI

Komentar Krishna datang karena kemajuan pesat teknologi AI termasuk ChatGPT OpenAI, meningkatkan kemungkinan gangguan besar pada banyak industri.

Beberapa analis khawatir bahwa AI dapat segera menyebabkan PHK massal, sementara yang lain berpendapat bahwa kemampuan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan melengkapi pekerja manusia akan menciptakan lapangan kerja dan industri yang benar-benar baru.

Baca juga :
Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 Rangkul Produksi Film AI

Pada Selasa (2/5), harga saham Chegg, sebuah perusahaan pembelajaran yang berbasis di California, anjlok hampir 50 persen setelah CEO Dan Rosensweig mengakui panggilan pendapatan bahwa ChatGPT "berdampak pada tingkat pertumbuhan pelanggan baru kami".

Sumber: Al Jazeera

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

IBM Artificial Intelligence Kecerdasan Buatan

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Selasa, 30/06/2026 02:02 WIB
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa TIM Jadi Oase Kreatif yang Wajib Dikunjungi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777