https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Nyanyian Homofobik saat Pertandingan Kini Bisa Disanksi FA

Mutiul Alim | Kamis, 12/01/2023 06:01 WIB



Aturan baru ini muncul pasca terjadi nyanyian homofobik yang ditujukan kepada penggemar Chelsea dari pendukung Manchester City Logo Manchester City (Foto: Soccerway)

London, Jurnas.com - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyiapkan sanksi disiplin terhadap klub yang penggemarnya menyanyikan chant homofobik `rent boy`, sepanjang pertandingan.

Aturan baru ini muncul pasca terjadi nyanyian homofobik yang ditujukan kepada penggemar Chelsea dari pendukung Manchester City, ketika kedua tim bertemu di putaran ketiga Piala FA.

Istilah `rent boy` yang bermakna laki-laki muda pelaku prostitusi ini dinyanyikan oleh sekelompok pendukung Everton untuk pelatih Frank Lampard, usai The Toffess kalah melawan Manchester United.

Baca juga :
Momen Pemain Arsenal Merayakan Juara Liga Inggris

"Hari ini, FA telah secara resmi menulis kepada semua klub di Liga Premier, EFL, Liga Nasional, Liga Super Wanita, Kejuaraan Wanita, dan klub Divisi 2-4, untuk mengingatkan mereka bahwa (nyanyian) itu dapat berakibat tindakan disiplin formal terhadap klub manapun yang pendukungnya terlibat dalam perilaku diskriminatif, sekarang termasuk penggunaan istilah `rent boy`," tulis FA dikutip dari talkSPORT pada Kamis (12/1).

"Langkah penting ini menyusul penuntutan yang berhasil baru-baru ini terhadap seseorang oleh Crown Prosecution Service atas pelecehan homofobik, khususnya yang berkaitan dengan istilah `rent boy`," imbuhnya.

Baca juga :
Mikel Arteta Ukir Sejarah Baru Bersama Arsenal

"FA sekarang telah memberi tahu semua klub bahwa nyanyian `sewa anak laki-laki` dianggap sebagai pelanggaran Peraturan FA. Peraturan ini berlaku untuk perilaku suporter di pertandingan kandang dan tandang, dan klub di semua level sepak bola Inggris memiliki tanggung jawab untuk memastikan penonton mereka berperilaku tepat saat menghadiri pertandingan."

Diketahui, angka diskriminasi di Inggris meningkat selama musim 2021/2022. Dikatakan ada 106 insiden kejahatan rasial terhadap orientasi seksual. Jumlah itu meningkat 186 persen dibandingkan musim 2018/2019 sebesar 37 insiden.

Baca juga :
Arsenal Resmi Juara Liga Inggris, Akhiri Penantian 22 Tahun
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nyanyian Homofobik Rent Boy FA Liga Inggris

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777