https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Harga Kedelai Melambung, Produsen Tahu Tempe Diminta Tidak Mogok

Redaksi | Kamis, 08/12/2022 20:31 WIB



Harga kedelai melambung, produsen tahu tempe diminta tidak mogok Ilustrasi - Produsen tempe dan tahu. (Foto istimewa/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Produsen tempe dan tahu diharapkan agar tidak mogok produksi, imbas kenaikan harga kedelai saat ini. Sebab, mogok produksi hanya akan merugikan bagi para perajin tahu tempe sendiri. Harapan itu, disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

"Kalau mogok kan rugi sendiri, jangan dong. Nanti tidak laku, tidak dapat duit, tidak dapet cuan," ujar Mendag Zulhas -sapaan akrabnya- usai meluncur Hari Belanja Online Nasional di Kantornya, Kamis (8/12/2022).

Mendag Zulhas menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengupayakan impor kedelai untuk melakukan stabilisasi harga kedelai dipasar. Karena stok kedelai dalam negeri saat ini sangat tipis.

Baca juga :
Pakar Sodorkan Dua Terapi Tingkatkan Kesembuhan Kanker Anak

Menurutnya importasi kedelai saat ini tengah berproses, memang akan memakan waktu paling tidak satu bulan baru kedelai impor bisa membanjir pasar dan harga bisa kembali normal. "Mungkin akan sampai kesini (kedelai impor) tuh sekitar bulan Desember akhir, di jual nanti kira-kira antara harga Rp11 ribuan," ujarnya.

Adapun saat ini, Ketua Umum DPP PAN itu mengakui bahwa harga kedelai di pasar saat ini tembus Rp 13 - Rp 14 ribu perkilonya. Targetnya dengan adanya importasi kedelai harganya bisa kembali normal.

Baca juga :
Bukan Sekadar Sumbatan Arteri, Ini Pemicu Stroke Lakunar Menurut Studi

"Oleh karena itu pemerintah sudah memutuskan dan menugaskan Bulog untuk impor kedelai. Jadi diperkirakan Desmeber akhir paling lama Januari 2023 sudah normal harganya," pungkas mantan Ketua MPR RI ini.

Mengutip data dari Badan Pangan Nasioal, saat ini memang stok cadangan kedelai milik Bulog memang sangat sedikit. Bahkan stok bulan Desember hanya tersedia sekitar 58 ribu ton. Sedangkan kebutuhan perbulannya tembus 245 ribu ton. Adapun rencana impor yang dilakukan sekitar 446 ribu ton pada periode November - Desember 2022

Baca juga :
Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Senin, Simak Penjelasan hingga Hukumnya
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mendag Zulhas harga kedelai Produsen tempe dan tahu mogok produksi

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777