https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gus Halim Siap Sukseskan Gerakan Desa Anti Politik Uang

Untung Subagja | Rabu, 10/08/2022 19:21 WIB



Gus Halim berharap gerakan desa anti politik uang dari yang semula sebagai gerakan moral, akan menjadi gerakan sosial. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)

Jakarta, Jurnas.com – Gerakan perlawanan terhadap praktek politik uang akan semakin kuat apabila didukung oleh semua pihak. Oleh karena itu, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi terus mendukung peran aktif desa untuk pencegahan politik uang menjelang penyelenggaraan pemilu.

Hal demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yakni Lolly Suhenti dan Puadi terkait Gerakan Desa Anti Politik Uang di Kantor Kemendes PDTT pada Rabu (10/8/2022).

"Kami siap bersinergi, seperti misalnya dana desa dapat digunakan untuk kampanye anti politik uang dengan membuat flyer atau spanduk dari dana desa dll," kata Gus Halim sapaan akrab-Abdul Halim Iskandar.

Baca juga :
Tinjau KDMP Bubung, Mendes Tegaskan Dana Desa Tak Dipotong Pemerintah Pusat

Gus Halim berharap gerakan desa anti politik uang dari yang semula sebagai gerakan moral, akan menjadi gerakan sosial yang membumi bagi semua lapisan masyarakat . Terkait teknis pemanfaatan dana desa untuk gerakan tersebut, menurutnya harus tetap tetap berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes).

"Kita hanya melihat dan mengingatkan harus ada gerakan anti politik uang. Semuanya kita serahkan di Musdes," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Baca juga :
Mendes Yandri Lantik Irjen Baru Kemendes, Minta Perkuat Pengawasan Internal

Sementara itu, Komisioner Bawaslu RI Lolly Suhenti menyampaikan, Bawaslu RI tengah mengedepankan proses pencegahan terhadap adanya hal-hal yang dapat merusak dan menciderai pesta demokrasi yakni Pemilihan Umum (Pemilu). Salah satu yang dapat merusak dan menciderai itu yakni persoalan politik uang. Sehingga, perlu adanya gerakan anti politik uang.

Oleh karena itu, Bawaslu berharap gerakan desa anti politik uang ini mendapat dukungan dari Kemendes PDTT.

Baca juga :
Mendes Alokasikan Dana Desa untuk Bangun Rumah Terdampak Bencana Sumatera

"Kita ingin memastikan bagaimana partisipasi masyarakat di desa-desa itu muncul dengan turut melakukan pengawasan secara mandiri dan mendorong masyarakat untuk berani menolak politik uang," kata Lolly.

Dalam pertemuan tersebut, Kemendes PDTT dan Bawaslu akan kembali mengadakan pertemuan lebih lanjut untuk mensinkronkan kembali gerakan Desa Anti Politik Uang.

Menerima audiensi Bawaslu RI, Gus Halim didampingi Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemendes PDTT Abdul Halim Iskandar Anti Politik Uang Dana Desa Bawaslu

Terkini | Minggu, 07/06/2026 15:20 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777