https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Djokovic Akui Langgar Isolasi dan Bikin Klaim Palsu

Mutiul Alim | Rabu, 12/01/2022 11:56 WIB



Petenis Serbia, Novak Djokovic akhirnya mengakui bahwa dia melanggar aturan Covid-19, dua hari setelah dinyatakan positif virus corona. Novak Djokovic (Foto: BBC)

Sydney, Jurnas.com - Petenis Serbia, Novak Djokovic akhirnya mengakui bahwa dia melanggar aturan Covid-19, dua hari setelah dinyatakan positif virus corona.

Dalam sebuah unggahan di Instagram pada Rabu (12/1), Djokovic menyebut dia bertemu dengan jurnalis untuk keperluan wawancara. Padahal, seharusnya dia tetap melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Saya menerima bahwa saya seharusnya menjadwal ulang," tulis Djokovic dikutip dari BBC.

Baca juga :
Klaim Palsu soal Perang Israel-Hamas di Twitter Picu Kemarahan Uni Eropa

Saat ini seluruh aktivitas Djokovic diteliti pemerintah Australia, untuk mempertimbangkan deportasi petenis nomor satu dunia tersebut.

Djokovic yang berharap untuk mempertahankan gelar Australia Terbukanya minggu depan, visanya dicabut pada 6 Januari di tengah pertanyaan tentang pengecualian vaksinnya.

Baca juga :
Novak Djokovic Absen di Canada Masters

Pada Senin awal pekan lalu, hakim secara dramatis membatalkan keputusan dan memerintahkan pembebasan Djokovic yang mendapatkan pengecualian medis.

"Saya merasa berkewajiban untuk melanjutkan dan melakukan wawancara L`Equipe, karena saya tidak ingin mengecewakan wartawan, tetapi memastikan saya menjaga jarak dan mengenakan masker kecuali ketika saya sedang difoto," lanjut Djokovic.

Baca juga :
Lima Pertandingan Putra Wimbledon yang Terkenal

Adapun tentang laporan lain mengenai dia muncul di depan umum usai dinyatakan positif Covid-19 pada 16 Desember, Djokovic menegaskan bahwa itu "informasi yang salah".

Tak hanya mengakui telah melanggar isolasi Covid-19, Djokovic juga mengaku membuat pernyataan palsu pada formulir perjalanannya sebelum memasuki Australia.

Dia mengatakan agennya telah melakukan kesalahan saat mengisi bagian formulir yang menutupi riwayat perjalanannya baru-baru ini. Formulir tersebut menyatakan bahwa dia tidak bepergian dalam 14 hari sebelum kedatangannya di Australia.

Namun laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa pemain berusia 34 tahun itu telah melakukan perjalanan ke Serbia dan kemudian ke Spanyol sebelum perjalanan tersebut.

"Agen saya dengan tulus meminta maaf atas kesalahan administratif dalam mencentang kotak yang salah," tulisnya. "Ini adalah kesalahan manusia dan tentu saja tidak disengaja."

"Tim saya telah memberikan informasi tambahan kepada pemerintah Australia untuk mengklarifikasi masalah ini," tambahnya.

Australia Open tahun ini dimulai pada 17 Januari dan jika Djokovic menang, dia akan menjadi pemain petenis tersukses dalam sejarah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Novak Djokovic Petenis Dunia Australia Open Klaim Palsu

Terpopuler

Rabu, 30/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

10 Tokoh yang Gugur dalam Pemberontakan G30S PKI

Senin, 28/09/2026 10:30 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777