https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Soroti Kondisi Asrama dan Embakasi Haji, Syarief: Jangan Sampai Calon Haji Kecewa dan Menderita

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 03/09/2021 21:01 WIB



Pemerintah mestinya memiliki sensitivitas yang tinggi dan memahami suasana kebatinan jemaah haji yang tentu kecewa karena harus menunda kewajiban ibadah berangkat ke tanah Suci. Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan menyoroti banyaknya gedung asrama dan embarkasi haji yang mulai lapuk. Hal ini tentu sangatlah memprihatinkan, sebab di sisi lain pemerintah juga menunda keberangkatan jemaah haji Indonesia pada tahun ini.

Ini menjadi pertanyaan publik mengingat pemerintah kerap kali mengklaim berhasil membangun infrastruktur. Padahal gedung asrama haji dan embarkasi adalah infrastruktur fisik yang juga mesti diperhatikan dan diperbaiki jika ada kerusakan.

“Saya menyayangkan banyaknya gedung asrama dan embarkasi haji yang mulai lapuk dan tidak mendapat atensi dari pemerintah. Ini tentu sangat mengherankan sebab jemaah haji Indonesia sangatlah banyak dan membutuhkan fasilitas akomodasi yang layak. Pemerintah harus segera memperbaiki kerusakan tersebut, agar jemaah haji tidak mengalami kekecewaan dan penderitaan berkali-kali. Setelah sebelumnya gagal diberangkatkan ke Tanah Suci, kualitas akomodasinya juga memprihatinkan,” ucap Syarief Hasan.

Baca juga :
Antrean Haji Panjang, DPR Soroti Kerentanan Jemaah Lansia

Lebih lanjut Syarief Hasan menegaskan bahwa berangkat haji adalah impian banyak umat Islam. Untuk melaksanakan niat suci ini, mereka harus menunggu sekian tahun dengan biaya yang tidak sedikit. Jika penundaan keberangkatan tahun ini beralasan karena situasi pandemi, maka pembiaran kerusakan fasilitas akomodasi sulit diterima oleh akal sehat.

Pemerintah mestinya memiliki sensitivitas yang tinggi dan memahami suasana kebatinan jemaah haji yang tentu kecewa karena harus menunda kewajiban ibadah berangkat ke tanah Suci.

Baca juga :
Wamenhaj Bertolak ke Saudi, Pastikan Kesiapan Jemaah Jelang Puncak Haji

Menurut Syarief, selain merupakan ibadah rukun Islam dan juga berhaji memiliki dimensi teologis, kultural, bahkan juga sosiologis. Di daerah, haji adalah bentuk penghormatan dan rasa syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Kuasa atas keberhasilan menunaikan ibadah Haji dengan kemampuan fisik, mental, dan finansial dalam menunaikan kewajiban Haji ke Tanah Suci.

Hal-hal seperti inilah yang mesti dipahami oleh pengambil kebijakan agar memiliki kepekaan dan keberpihakan pada calon jemaah haji.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

“Saya meminta kepada pemerintah khususnya Kementerian Agama untuk berusaha maksimal agar tahun depan calon jemaah Indonesia bisa berangkat Haji dan infrastruktur yang sudah ada secara serius diperbaiki dan mempersiapkan fasilitas akomodasi yang telah lapuk itu dipersiapkan lebih awal. Jangan menambah kekecewaan para calon jemaah haji berkali-kali. Kita juga pantas memberikan apresiasi yang tinggi atas ketabahan calon jemaah haji yang rela menunggu sampai dibukanya kembali keberangkatan ke Tanah Suci. Ini menunjukkan bahwa calon jemaah haji Indonesia memiliki tingkat kesabaran dan ketahanan spiritual yang tinggi,” tutup Syarief.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Syarief Hasan Asrama Embarkasi Haji Jemaah Haji

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777