Gaya Hidup

Libur Nataru, Menteri Pariwisata Siapkan Strategi Tarik Wisatawan

Menteri Pariwisata siapkan strategi khusus untuk menarik wisatawan saat libur nataru. Apa itu?
Menteri Pariwisata Widi Wardhana tentang libur nataru. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Libur natal dan tahun baru ( Libur Nataru) sebentar lagi membuat Menteri Pariwisata Widi Wardhana telah mempersiapkan beberapa program. Tujuanya untuk menarik wisatawan baik manca negara maupun domestik. 

Menteri Widi mengatakan ada beberapa program yang sudah disiapkan oleh Kemenpar untuk menyambut libur Nataru. Diantaranya adalah Famtrip (family trip), Penguatan gastronomi, kerjasama dengan BPOM untuk tingkatkan keamanan pangan desa wisata dan Kerjasama dengan Kemenhub untuk diskon tiket transportasi. 

“Kementerian Pariwisata telah menyiapkan program Famtrip, keamanan pangan, diskon harga tiket dan penguatan gastronomi untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru,” kata Widi Wardhana.

Dia menjelaskan, konsep dari program ini untuk memberikan kenyamanan, keamanan dan keterjangkauan biaya kepada wisatawan dengan memperhatikan aspek akomodasi, kuliner modern, budaya dan keindahan alam.

Widi Wardhana menuturkan, sektor pariwisata harus memberikan kesan yang mendalam kepada wisatawan supaya dari pengalaman perjalanan wisata, mereka akan datang Kembali untuk berkunjung. Ini adalah salah satu bagian terpenting dari industri pariwisata karena pengalaman yang indah bagi wisatawan akan menumbuhkan minatnya untuk terus berwisata.  

Di sisi lain, Widi juga menegaskan, interaksi wisatawan dan pelaku usaha wisata menghasilkan perputaran ekonomi langsung di masyarakat.

“Kami dari pihak pemerintah, dalam hal ini Kemenpar, ingin memastikan dalam libur Nataru nanti wisatawan mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan dengan biaya yang terjangkau sehingga minat untuk kembali berwisata terjaga. Dengan demikian, hubungan antara pelaku usaha wisata dan wisatawan yang menghasilkan perputaran ekonomi tetap terjaga”.

Menteri Widi juga menyampaikan hari ini Kemenpar sangat bersemangat untuk mengejar target Kementerian Pariwisata pada 2026, yaitu 16-17,6 juta kunjungan wisata mancanegara (wisman) dan 1,18 miliar kunjungan wisata nusantara (wisnus).