Rabu, 15/04/2026 16:39 WIB

Skor Kualitas Layanan 13 Bandara AP I Naik di Kuartal Dua





Sejak Agustus 2019 silam, sebanyak 10 bandara Angkasa Pura I juga berhasil memperole akreditasi Airport Customer Experience Accreditation Program dari ACI.

Pelayanan di bandara PT Angkasa Pura I. Foto: ap1/jurnas.com

JAKARTA, Jurnas.com - Skor kualitas pelayanan bandara atau Airport Service Quality (ASQ) di 13 bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (AP I) naik di periode triwulan kedua 2021.

"Selama periode April-Juni 2021, 13 bandara di bawah kelolaan AP I berhasil meraih skor rata-rata sebesar 4,90, naik 0,05 poin dibanding dengan periode Januari-Maret, di mana skor rata-rata pada periode ini adalah 4,85," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi di Jakarta, kamis (26/8/2021).

Dari 13 bandara yang dikelola, Bandara Frans Kaisiepo Biak menjadi bandara dengan peningkatan skor terbesar dibandingkan dengan triwulan pertama 2021, yaitu dari 4,10 menjadi 4,71, atau naik 0,61 poin. Bandara Pattimura Ambon turut mengalami peningkatan, yaitu dari 4,65 menjadi 4,89, atau naik 0,24 poin.

Faik Fahmi mengatkan, bandara-bandara AP I diklasifikasi ke dalam 4 kelas bandara.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) dan Bandara Juanda Surabaya (SUB) masuk ke dalam kelas bandara dengan kapasitas 15-25 juta penumpang/tahun.

Di kategori bandara kapasitas 5-15 juta penumpang/tahun, bandara di bawah kelolaan AP I adalah Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN), dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG).

Sebanyak 6 bandara yang termasuk ke dalam kategori kapasitas bandara 2-5 juta penumpang/tahun adalah Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG), Bandara Adi Soemarmo Surakarta (SOC), Bandara El Tari Kupang (KOE), Bandara Sam Ratulangi Manado (MDC), Bandara Internasional Lombok (LOP), dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin (BDJ).

Sedangkan Bandara Pattimura Ambon (AMQ) dan Bandara Frans Kaisiepo Biak (BIK) termasuk ke dalam kelas bandara berkapasitas di bawah 2 juta penumpang/tahun.

"Dari tahun ke tahun, kami selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan di setiap bandara yang kami kelola, baik melalui pengembangan fasilitas dan infrastruktur bandara, serta peningkatan layanan oleh petugas kami di garis depan yang berhubungan langsung dengan pengguna jasa bandara," katanya.

Akhir tahun 2021, AP I menargetkan untuk dapat mempertahankan capaian di tahun-tahun sebelumnya, yaitu raihan penghargaan Airport Service Quality Awards (ASQ Awards) dari Airport Council International (ACI).

Di tahun 2020, tiga bandara kelolaan AP I meraih penghargaan ASQ Awards, yaitu Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada kategori kapasitas bandara 2-5 juta penumpang per tahun, serta Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada kategori kapasitas bandara 5-15 juta penumpang per tahun.

Di tahun 2019, sebanyak 3 bandara berhasil menyabet 9 jenis penghargaan ASQ Awards, yaitu Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (4 penghargaan) yang dinobatkan sebagai Best Airport by Size in Asia Pacific, Best Environment & Ambience by Size, Best Customer Service, dan Best Infrastructure & Facilitation untuk kategori bandara dengan kapasitas 5-15 juta penumpang per tahun.

Kemudian Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (3 penghargaan) yang dinobatkan sebagai Best Airport by Size in Asia Pacific, Best Customer Service, dan Best Infrastructure & Facilitation untuk kategori bandara dengan kapasitas 15-25 juta penumpang per tahun.

Selanjutnya Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (2 penghargaan) Best Airport by Size dan Best Infrastructure & Facilitation untuk kategori bandara dengan kapasitas 5-15 juta penumpang per tahun.

"Sejak Agustus 2019 silam, sebanyak 10 bandara Angkasa Pura I juga berhasil memperole akreditasi Airport Customer Experience Accreditation Program dari ACI. Angkasa Pura I merupakan operator bandara pertama di kawasan Asia-Pasifik yang berhasil memperoleh capaian ini," kata Faik Fahmi.

KEYWORD :

Bandara AP I ASQ




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :