Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo bersama Gurbenur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar dan Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar melakuan panen komoditas kedelai di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, Rabu 4 November 2020. (Foto: Jurnas/Kementan))).
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengklaim, impor pangan mengalami penurunan sebesar 10 persen selama 2020.
Klaim tersebut disampaikan pada dialog daring Premetime News Metro TV, Selasa, (29/12).
Menurut Mentan Syahrul, penurunan tersebut disebabkan karena pemerintah memiliki program jangka panjang yang fokus membangun sumber pangan di tiap-tiap daerah.
"Saya ingin katakan bahwa tahun ini impor kita turun 10 persen. Sebabnya adalah kita telah membangun lumbung pangan baru baik di dataran rendah Kalimantan Tengah maupun dataran tinggi Sumatera Utara," ujar Mentan Syahrul.
Selain itu, lanjut Mentan Syahrul, pihaknya juga sudah mengambil langkah tambahan dengan memperluas area tanam di sejumlah daerah. Bahkan, perluasan area food estate akan mulai dikerjakan di provinsi Nusa Tenggara Timur dan Maluku.
"Kami membuat langkah-langkah tambahan dan perluasan area tanam di 2021. Bahkan besok kami akan masuk ke NTT dan Maluku. Selain itu kami juga memiliki program penguatan diversifikasi pangan lokal," katanya.
Mentan Syahrul juga mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi terkait kemungkinan adanya kekurangan pasokan pangan. Salah satunya, melakukan mapping dan mengendalikan cuaca yang ada.
"Hambatan kita selama ini adalah cuaca. Tapi kita sudah melakukan percepatan dengan memburu air. Oleh karena itu insyaallah semua bisa kita kendalikan," kata Mentan Syahrul.
"Secara umum, saya dapat pastikan bahwa kebutuhan sebelas bahan pokok terkendali dengan baik, bahkan kita mempersiapkan beras untuk 2 tahun ke depan," tambahnya.
Sebagai informasi, sebelas kebutuhan bahan pokok sejauh ini dalam kondisi aman dan terkendali. Kesebelas itu antara lain komoditas beras, bawang, buah, sayur, minyak dan gula.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Impor Pangan Impor Pangan Menurun Syahrul Yasin Limpo Harga Pangan























