Senin, 20/04/2026 18:23 WIB

Iran Janji Bikin Militer AS Sengsara di Asia Barar





Ini adalah upaya lebih keras Presiden AS, Donald Trump untuk menekan Iran.

Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, Mohammad Ali Jafari (Foto: Financial Tribune)

Teheran, Jurnas.com - Kepala IRGC, Mohammad Ali Jafari, mengatakan, militer Amerika Serikat (AS) tidak akan lagi tenang di Asia Barat jika Washington memasukkan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) ke dalam daftar teroris.

"Jika Amerika melakukan hal bodoh ini, mengancam keamanan nasional kita, menurut kebijakan Republik Islam Iran, kita akan meletakkan langkah timbal balik dalam agenda," kata Jafari, Minggu (7/4).

Sebelumnya dilaporkan Wall Street Journal mengutip para pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengklaim bahwa Washington akan mengumumkan secara resmi pernyataan itu pada Senin (8/4), pekan ini.

Sebagai bagian dari upaya lebih keras Presiden AS, Donald Trump untuk menekan Iran, kebijakan itu menandai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap seluruh lembaga pemerintah asing.

Ini juga akan jauh melampaui sanksi yang sudah ada yang diberlakukan oleh AS kepada entitas sasaran yang terkait dengan IRGC, termasuk Pasukan Quds, yang bertanggung jawab atas operasi pasukan di luar negeri.

KEYWORD :

Daftar Teroris Iran Timur Tengah Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :