Selasa, 21/07/2026 11:23 WIB

Ini Alasan Mengapa Salat Diakhiri Menengok Kanan dan Kiri





Secara fikih, mengucapkan salam pertama adalah salah satu rukun salat yang menentukan sah atau tidaknya ibadah tersebut

Ilustrasi seseorang menunaikan salat (Foto: Unsplash/Imad Alassiry)

Jakarta, Jurnas.com - Salat adalah ibadah utama yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Perintah salat sendiri dijelaskan dalam Al-Qur`an dan hadits, salah satunya surah Al Baqarah ayat 43.

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ

Artinya: "Tegakkanlah salat, tunaikan zakat, dan rukuklah beserta orang-rang yang rukuk"

Sebagai penutup dari rangkaian ibadah yang sakral ini, gerakan mengucapkan salam sembari menengok ke sebelah kanan lalu ke sebelah kiri tentu bukan sekadar rutinitas fisik tanpa makna.

Secara fikih, mengucapkan salam pertama adalah salah satu rukun salat yang menentukan sah atau tidaknya ibadah tersebut.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tapa mengapa gerakan ini diiringi dengan menengokkan wajah ke kanan dan ke kiri? Berikut ulasannya.

Dihimpun dari berbagai sumber, salam pertama diperuntukkan kepada malaikat yang berada di sebelah kanan dan kiri, karena ketika salat ada dua orang malaikat pencatat amal perbuatan.

Sementara itu, salam kedua diperuntukkan bagi semua makhluk yang ada di sekelilingnya.

salam menoleh ke kanan dan ke kiri setelah salat adalah agar orang yang di samping kita merasa damai dengan keberadaan kita.

Assalamualaikum warahmatullah yang diucapkan selesai salat artinya semoga keselamatan dan rahmat Allah tetap tercurahkan pada kalian.

Dengan menengok ke arah kanan dan kiri maka pesan perdamaian serta kasih sayang tersampaikan ke jemaah lain.

Menoleh ke kanan dan ke kiri juga disebut sebagai bentuk respons terhadap makhluk Allah yang ada di sebelah kita yaitu jemaah salat, malaikat atau jin.

KEYWORD :

Hukum Fikih Fikih Islam Salat Menengok Rukun Salat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :