Senin, 20/04/2026 11:02 WIB

7.591 Hektare Lahan Sawah Terendam Banjir di Bajo





Sejak diguyur hujan minggu lalu, ada sekitar 3.785 hektare lahan yang terendam banjir.

Lahan sawah terendam banjir di Bojo, Sulawesi Selatan

Wajo - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengunjungi area persawahan yang terkena puso (gagal panen, Red) akibat banjir di Kelurahan Macero, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (9/7).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulsel (Sulsel), Fitriani mengatakan, 7.591 hektare di Kabupaten Wajo terkena luapan banjir dari Danau Tempe.

"Ada setiap tahun tapi tidak separah ini. Tahun lalu itu tiga ratusan yang paling terdampak besar adalah padi dan tanaman mansyarakat. Ini masyarakat jadi terisolasi," terangnya kepada awak media.

Di Kecematan Belawa saja, lanjut Fitriani, sejak diguyur hujan minggu lalu, ada sekitar 3.785 hektare lahan yang terendam banjir.

Untuk Kabupaten Bajo, ada sekitar 100.354 ribu hektare lahan sawa. Luas untuk pertanaman padi sekitar 91.126 hektar.

Kecamatan yang terendam bajir di antaranya, Kec. Tempe 196 hektare, Kec. Tanasitolo 464 hektare, Kec. Maningapano 318 hektare, Kec. Belawa 3.785, Kec. Sabbangparu 826 hektare, Kec. Pammana 305 hektare, Kec. Majauleng 1.223, dan Kec Bola 473 hektare.

 

KEYWORD :

Bajo Kementan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :