Ilustrasi - seseorang sedang berdoa untuk terus mendapatkan rezeki yang halal dan berkah (Foto: Pexels/Pavel Danilyuk)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap Muslim dianjurkan untuk mencari rezeki yang halal dan baik dalam menjalani kehidupan.
Selain berusaha melalui pekerjaan dan ikhtiar yang benar, umat Islam juga dapat memohon kepada Allah SWT agar diberikan rezeki yang halal, cukup, dan membawa keberkahan.
Dalam Islam, rezeki bukan hanya berkaitan dengan banyaknya harta yang diperoleh, tetapi juga cara mendapatkannya.
Harta yang halal diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membantu sesama, dan menjalankan berbagai kebaikan.
Salah satu doa yang dapat dibaca untuk memohon rezeki yang baik adalah doa yang diriwayatkan dari Ummu Salamah RA.
Rasulullah SAW membaca doa berikut setelah salat Subuh:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
Doa tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Lafaz rizqan thayyiban bermakna rezeki yang baik, yang dapat mencakup rezeki halal dan membawa kebaikan bagi kehidupan.
Selain membaca doa tersebut, umat Islam dapat memohon agar dijauhkan dari rezeki yang diperoleh melalui cara yang dilarang.
Kejujuran dalam bekerja, menghindari penipuan, tidak mengambil hak orang lain, serta menjauhi praktik yang haram merupakan bagian penting dalam ikhtiar mencari nafkah.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 168:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا
Artinya: “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi.” (QS Al-Baqarah: 168)
Ayat tersebut mengingatkan manusia agar memperhatikan kehalalan dan kebaikan dari apa yang dikonsumsi. Prinsip ini juga menjadi pengingat untuk memastikan bahwa penghasilan diperoleh melalui cara yang dibenarkan dalam Islam.
Allah SWT juga menjelaskan dalam Surah At-Talaq ayat 2–3 bahwa orang yang bertakwa akan diberikan jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Ayat ini menjadi dorongan bagi umat Islam untuk menjaga ketakwaan sekaligus terus berusaha dengan cara yang benar.
Karena itu, berdoa memohon rezeki yang halal sebaiknya disertai ikhtiar nyata. Seorang Muslim perlu bekerja dengan jujur, menjalankan tanggung jawab, serta bersabar ketika hasil yang diperoleh belum sesuai harapan.
Rezeki yang halal tidak selalu berarti jumlahnya melimpah. Penghasilan yang diperoleh dengan cara benar dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan serta membantu orang lain juga dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Dengan membiasakan diri berdoa dan menjaga kejujuran dalam mencari nafkah, umat Islam diharapkan senantiasa memperoleh rezeki yang halal, baik, dan membawa keberkahan bagi diri sendiri maupun keluarga.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Rezeki Halal Bacaan Doa Memohon Doa

















