Gedung Bank Indonesia (Wikipedia)
Jakarta, Jurnas.com - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan periode September 2026 putuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 5,75 persen.
Suku bunga deposit facility diputuskan untuk tetap pada level 4,75 persen. Begitu pula suku bunga lending facility yang diputuskan untuk tetap pada level 6,5 persen.
“Keputusan ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar di tengah tekanan eksternal yang masih kuat guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2,5 plus minus 1 persen pada 2026 dan 2027, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Bank Indonesia menyatakan akan terus memperkuat kebijakan insentif untuk menarik aliran masuk modal asing dan menjaga stabilitas nilai tukar serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas.
Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran akan tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Bank Indonesia Suku Bunga Acuan Destry Damayanti























