Momen mengheningkan cipta di kandang Juventus untuk mengenang Mazzola (Foto: Football-Italia)
Turin, Jurnas.com - Manajemen Juventus merilis pernyataan resmi berisi kritik keras terhadap sebagian pendukung mereka yang mengganggu momen mengheningkan cipta, untuk mengenang legenda Italia dan Inter Milan, Sandro Mazzola, sebelum dimulainya laga Serie A kontra Atalanta, pada Minggu (20/9) kemarin.
Mengheningkan cipta dilaksanakan di seluruh pertandingan Serie A pekan ini sebagai bentuk penghormatan terakhir atas meninggalnya Mazzola pada usia 83 tahun. Sosok yang dikenal luas sebagai salah satu pesepak bola terhebat dalam sejarah Italia tersebut tutup usia pada Sabtu lalu.
Namun, momen sakral di Allianz Stadium sebelum laga yang dimenangkan Juventus dengan skor 2-0 tersebut sempat ternoda. Sebagian suporter yang berada di tribun Curva Sud memilih membelakangi lapangan dan menyanyikan lagu-lagu untuk mengenang legenda klub mereka sendiri saat hening cipta berlangsung.
Aksi tak terpuji tersebut langsung direspons oleh mayoritas penonton lainnya di stadion, yang secara serentak memberikan tepuk tangan riuh untuk menenggelamkan nyanyian dari tribun Curva Sud.
"Tidak ada rivalitas yang dapat membenarkan sikap tidak hormat selama momen hening cipta. Menghormati kenangan dari sosok yang dikenang serta bersatu dalam ingatan pada momen peringatan adalah tanggung jawab bersama yang melampaui batasan kesetiaan dan warna klub," tulis pernyataan resmi Juventus, dikutip dari Football-Italia pada Senin (21/9).
Secara hasil di lapangan, Juventus sukses mengamankan tiga poin penuh usai menundukkan Atalanta 2-0. Kendati demikian, sorotan publik Italia kini tertuju pada respons tegas pihak klub yang menolak mentoleransi tindakan suporter mereka yang mencederai nilai-nilai penghormatan terhadap mendiang Sandro Mazzola.
Diketahui, Mazzola merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam panggung sepak bola Eropa pada era 1960-an dan 1970-an. Sebagai seorang attack-minded midfielder dan penyerang lubang yang legendaris, dia menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Inter Milan dari tahun 1960 hingga 1977.
Mazzola menjadi pilar kunci dari era emas Grande Inter di bawah asuhan pelatih Helenio Herrera, dengan mempersembahkan empat gelar Serie A serta dua trofi European Cup secara beruntun pada tahun 1964 dan 1965.
Di tingkat internasional, putra dari legenda Grande Torino, Valentino Mazzola, ini mencatatkan 70 penampilan dan mencetak 22 gol untuk tim nasional Italia.
Mazzola sukses membawa Gli Azzurri meraih gelar juara Piala Eropa pada tahun 1968 serta mengantar negara tersebut melangkah hingga ke partai final Piala Dunia 1970 di Meksiko.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Stadion Juventus Sandro Mazzola Klasemen Serie A Momen Mengheningkan Cipta


























