Kamis, 10/09/2026 10:03 WIB

Trump Sebut Perang AS-Iran Segera Berakhir Setelah Pemilu 3 November





Trump juga mengatakan agenda pemerintahannya terhadap Iran tidak hanya berkaitan dengan program nuklir

Presiden AS Donald Trump (Foto: Dennis Schneidler-Imagn/Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan perang antara Amerika Serikat dan Iran akan berakhir segera setelah midterm elections AS pada 3 November.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (9/9) menjelang keberangkatannya ke Dallas, Texas, untuk menghadiri konvensi pertama Partai Republik menjelang pemilu tengah waktu.

“Saya pikir perang akan berakhir segera setelah pemilu karena mereka tidak bisa bertahan lebih lama lagi,” kata Trump kepada wartawan.

Trump juga menuding Iran sedang berupaya memengaruhi hasil pemilu AS. Menurut dia, Washington saat ini tidak sedang mempertimbangkan untuk kembali ke jalur perundingan nuklir dengan Teheran.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan negosiasi dengan Iran, Trump mengatakan pembicaraan tetap mungkin terjadi, tetapi bukan sesuatu yang sedang menjadi perhatian pemerintahannya.

“Kami tidak mencarinya. Ya, negosiasi mungkin saja terjadi, tetapi itu bukan sesuatu yang sedang kami lihat,” ujarnya.

Trump juga mengatakan agenda pemerintahannya terhadap Iran tidak hanya berkaitan dengan program nuklir. Menurut dia, persoalan nuklir hanyalah salah satu dari sejumlah hal yang akan dibahas.

“Ada jauh lebih banyak daripada nuklir,” kata Trump. Ia menambahkan bahwa kesepakatan mengenai nuklir hampir pasti menjadi bagian dari pembahasan, tetapi masih ada banyak persoalan lain di atas meja.

Di tengah konflik yang masih berlangsung, Trump juga mengatakan serangan Amerika Serikat di Selat Hormuz telah melumpuhkan sembilan kapal tanker Iran.

“Kalian akan melihat lebih banyak lagi. Kami telah menghancurkan sekitar sembilan tanker mereka,” kata Trump.

Pernyataan tersebut kemudian diperkuat oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang mengatakan Iran akan terus menghadapi konsekuensi atas serangan terhadap kapal perang Amerika Serikat.

Rubio menyampaikan pernyataan itu saat melakukan kunjungan ke Ekuador. Ia juga membantah klaim bahwa Iran mendapatkan bantuan dari pihak luar yang telah mengubah dinamika konflik.

Menurut Rubio, informasi mengenai adanya pihak luar yang membantu Iran tidak dapat dipercaya karena berasal dari sumber anonim.

“Orang-orang ini anonim. Mereka mengarang banyak hal sepanjang waktu,” kata Rubio. Ia mengatakan pemerintah AS tidak meyakini ada pihak yang memberikan bantuan kepada Iran hingga mengubah dinamika atau parameter konflik.

Rubio mengatakan serangan Iran terhadap kapal angkatan laut AS akan terus mendapatkan balasan. Menurut dia, konsekuensi yang diberikan Washington berupa serangan terhadap kapal tanker Iran.

“Mereka kehilangan lima lagi tadi malam. Empat rusak. Satu tenggelam. Jadi mereka akan terus membayar harga untuk itu,” ujarnya.

Selain tekanan militer, pemerintahan Trump juga akan mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Teheran.

“Untuk sementara, kami akan terus mencekik mereka secara ekonomi,” kata Rubio. (*)

Sumber: Anadolu

KEYWORD :

Presiden AS Donald Trump AS Iran Pemilu AS




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :