Minggu, 30/08/2026 10:19 WIB

Prabowo Bahas Edukasi Bahaya Karhutla hingga Syarat Suku Dayak Masuk TNI





Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat membahas sejumlah isu strategis bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri dan pejabat terkait di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (Foto: SS Presiden RI)

Jakarta, Jurnas.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya  menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin agar prajurit TNI, khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa), ikut mengedukasi masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Negara meminta agar langkah penanganan karhutla terus diperkuat sekaligus diiringi dengan upaya pencegahan di tingkat masyarakat.

"Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama," kata Seskab Teddy sebagaimana keterangan Sekretariat Kabinet di Jakarta, Minggu (30/8).

Teddy menyampaikan hal tersebut menjadi perhatian Presiden Prabowo saat melakukan pertemuan dengan Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan; Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; dan Menteri Sekretaris Negara, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8), dari sore hingga malam hari.

Menurut Teddy, Presiden Prabowo ingin edukasi mengenai bahaya pembakaran hutan itu diberikan langsung kepada masyarakat di tingkat desa melalui Babinsa.

Selain karhutla, pertemuan tersebut juga membahas perkembangan penanganan sejumlah bencana, antara lain pascagempa bumi di Flores dan erupsi Gunung Merapi.

Presiden Prabowo juga meminta perkembangan mengenai penyesuaian syarat perekrutan bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

Presiden meminta perkembangan terkait upaya tersebut agar kesempatan untuk mengabdi sebagai prajurit dapat semakin terbuka.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI,” tulis Seskab.

KEYWORD :

Prabowo Subianto Bahaya Karhutla Suku Dayak Rekrutmen TNI




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :