Jum'at, 21/08/2026 16:42 WIB

Vietnam Air Nyaris Celaka, Pemerintah Perintahkan Evaluasi Darurat





Pemerintah Vietnam menginstruksikan evaluasi darurat terhadap keselamatan penerbangan, dan meningkatkan koordinasi dengan otoritas Jerman

Pesawat Vietnam Airlines (Foto: Straits Times)

Hanoi, Jurnas.com - Pemerintah Vietnam menginstruksikan evaluasi darurat terhadap keselamatan penerbangan, dan meningkatkan koordinasi dengan otoritas Jerman dalam menyelidiki insiden berbahaya yang melibatkan pesawat Vietnam Airlines di Bandara Munich akhir pekan lalu.

Wakil Perdana Menteri Pham Gia Tuc menugaskan peninjauan menyeluruh terhadap operasional penerbangan, pemeliharaan pesawat, inspeksi teknis, hingga pelatihan awak kapal, berdasarkan surat perintah resmi yang dirilis pada Kamis (20/8).

Petunjuk tersebut juga menginstruksikan kementerian terkait untuk bekerja sama erat dengan tim penyidik Jerman serta melaporkan penyebab insiden dan langkah penanganannya kepada pemerintah, sebagaimana dikutip dari Straits Times pada Jumat (21/8).

Pesawat Boeing 787-9 tujuan Hanoi yang mengangkut hampir 300 orang tersebut mengalami kehilangan akselerasi saat berada di tengah landasan pacu. Menurut media setempat, kru penerbangan menilai sisa landasan pacu tidak cukup untuk membatalkan lepas landas (abort takeoff).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan empat ban pada roda pendaratan utama pecah. Tim penyidik Jerman menyatakan proses lepas landas terlambat di luar batas landasan pacu resmi, yang menyebabkan bagian ekor pesawat menyentuh tanah.

Badan Investigasi Kecelakaan Pesawat Federal Jerman mengonfirmasi ditemukannya bekas gesekan ban milik pesawat tersebut di ujung landasan pacu. Saat ini kotak hitam pesawat sedang diperiksa, meski proses pembacaan dan analisis data membutuhkan waktu. Seluruh 271 penumpang dan 16 awak pesawat dilaporkan selamat tanpa luka-luka.

Pesawat sempat membuang bahan bakar untuk mengurangi beban sebelum berhasil mendarat kembali dengan selamat di Bandara Munich. Bobot lepas landas dilaporkan berada dalam batas aman dan kondisi cuaca saat kejadian tergolong baik.

Sementara itu, dua pilot utama dari empat awak kokpit memiliki jam terbang yang sangat tinggi, masing-masing mencatatkan 22.000 hingga 27.000 jam terbang.

Pihak Vietnam Airlines lalu mengonfirmasi adanya masalah teknis pada pesawat dan memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dalam investigasi yang sedang berjalan.

KEYWORD :

Insiden Vietnam Airlines Bandara Munich Kecelakaan Pesawat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :