Ilustrasi - catat ya, berikut ini beberapa tempat habibat nyamuk DBD yang wajib diketahui (Foto: Pexels/Jimmy Chan)
Jakarta, Jurnas.com - Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu ancaman kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia.
Penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Memahami habitat tempat nyamuk-nyamuk ini berkembang biak merupakan langkah awal paling krusial untuk memutus rantai penularannya.
Nyamuk Aedes aegypti memiliki karakteristik perkembangbiakan yang terbilang unik dan sering kali tidak disadari oleh masyarakat.
Sejak Kapan Fotografer Disebut Sebagai Profesi?
Berbeda dengan nyamuk got atau selokan yang menyukai air kotor, nyamuk penular DBD justru sangat menyukai air bersih yang tenang dan tergenang.
Di lingkungan rumah dan pemukiman, terdapat beberapa lokasi yang menjadi habitat favorit nyamuk DBD untuk bertelur:
1. Wadah Penampungan Air Rumah Tangga
Bak mandi, drum penyimpan air, tempat penampungan air dispenser, dan ember yang jarang dikuras.
2. Barang Bekas di Luar Rumah
Ban bekas, kaleng, botol plastik, dan pot bunga yang menampung air hujan secara tidak sengaja.
3. Perabot dan Dekorasi
Vas bunga berisi air, tatakan pot tanaman, serta tempat minum hewan peliharaan yang jarang diganti.
4. Habitat Alamiah
Lekukan daun tanaman, ketiak daun pisang atau keladi, serta lubang pohon yang mampu menampung air jernih.
Betina dari nyamuk Aedes aegypti biasanya menempelkan telurnya di dinding wadah yang berbatasan langsung dengan permukaan air.
Telur nyamuk ini sangat tangguh karena mampu bertahan dalam kondisi kering hingga berbulan-bulan, dan akan segera menetas menjadi jentik begitu tergenang air kembali.
Selain habitat bertelur, penting juga mengenal area favorit nyamuk dewasa untuk beristirahat.
Nyamuk DBD menyukai tempat-tempat yang gelap, lembap, dan minim embusan angin di dalam rumah, seperti gantungan pakaian bekas pakai, bagian bawah tempat tidur, atau di balik tirai.
Dengan mengenali habitat perkembangbiakannya, langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif.
Pemerintah dan praktisi kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk konsisten menerapkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Nyamuk Sedunia 20 Agustus Peringatan Internasional Bulan Agustus Nyamuk DBD




















