Petugas Kapal Negara (KN) Grantin melakukan pengamatan dalam pencarian korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa. Foto: hubla/jurnas
Jakarta, Jurnas.com - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa memasuki hari ke-21. Basarnas memastikan seluruh unsur SAR gabungan telah dikerahkan secara maksimal, dengan pencarian dilakukan melalui jalur darat, laut, udara, hingga bawah permukaan.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan operasi tersebut melibatkan lebih dari 1.200 personel gabungan sejak kecelakaan terjadi pada Minggu (13/9). Unsur yang terlibat berasal dari Basarnas, TNI, Polri, kementerian dan lembaga, pihak swasta, serta berbagai potensi SAR lainnya.
“Operasi telah melibatkan seluruh potensi SAR nasional, baik dari Basarnas, TNI, Polri, kementerian/lembaga, swasta, dan masih banyak potensi SAR lainnya,” kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam (3/10).
Ia menyampaikan pengerahan unsur SAR gabungan tersebut bahkan mencakup tujuh pesawat udara, 24 kapal besar, serta 63 personel penyelam yang memiliki kemampuan khusus untuk melaksanakan SAR bawah permukaan selama operasi pencarian.
“Jumlah personel yang terlibat lebih dari 1.200 personel gabungan sejak kejadian kecelakaan hingga saat ini,” ucapnya.
Selain itu, Syafii mengatakan pelaksanaan pencarian tidak hanya dilakukan dengan satu metode, tetapi melalui beberapa pendekatan, mulai dari pencarian melalui udara, permukaan laut, dan pesisir pantai, hingga pencarian di bawah permukaan dengan penyelaman.
Menurut dia, area pencarian hingga saat ini telah sangat luas, mencakup Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat berdasarkan perkembangan operasi pencarian yang telah dilakukan.
Ia menyebutkan operasi telah mengalami perkembangan dari pencarian yang semula terfokus di sekitar lokasi kecelakaan menjadi pencarian dengan cakupan wilayah lebih luas berdasarkan penemuan korban dan perkembangan situasi.
“Kini pencarian mencakup wilayah yang lebih luas berdasarkan penemuan korban dan perkembangan situasi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat,” ujar Syafii.
Sejak hari pertama pelaksanaan operasi SAR saat KM Virgo kecelakaan pada Minggu (13/9), Basarnas telah memperpanjang operasi SAR sebanyak dua kali dengan masing-masing perpanjangan tujuh hari hingga hari ke-21, Sabtu.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan setelah melakukan evaluasi pada hari ke-21, Basarnas memutuskan tetap melanjutkan operasi SAR dengan waktu yang fleksibel sesuai perkembangan di lapangan dan menyesuaikan dengan jumlah personel, namun tetap dengan unsur instansi yang telah terlibat sejak awal pelaksanaan operasi SAR.
Hingga hari ke-21 operasi SAR, Sabtu, pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 188 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sementara 55 korban lainnya masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. (Ant)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KM Virgo 8 Kapal Terbalik Selat Sunda Kapal Virgo Transport

















