Ilustrasi - sholat (Foto: ISTOCK)
Jakarta, Jurnas.com - Sholat merupakan ibadah yang memiliki kedudukan sangat istimewa dalam Islam.
Selain menjadi rukun Islam kedua setelah syahadat, sholat juga menjadi amalan pertama yang akan dihisab atau diperiksa oleh Allah SWT pada Hari Kiamat.
Hal tersebut ditegaskan dalam sejumlah hadis Rasulullah SAW. Karena itu, para ulama mengingatkan agar setiap muslim menjaga sholat, baik dari sisi waktu, tata cara pelaksanaan, maupun kekhusyukannya.
Sebab, baik buruknya sholat akan berpengaruh terhadap penilaian amal-amal lainnya.
Sholat adalah ibadah yang diwajibkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mikraj.
Berbeda dengan kewajiban ibadah lainnya yang disampaikan melalui perantara wahyu di bumi, perintah sholat diterima Rasulullah SAW secara langsung sebagai bentuk kemuliaannya.
Allah SWT berfirman:
Apakah Musibah Terjadi Karena Murka Allah?
"Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS. An-Nisa: 103)
Ayat ini menegaskan bahwa sholat bukan sekadar ibadah sunnah, melainkan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa sholat merupakan amalan pertama yang akan diperiksa pada Hari Kiamat.
Beliau bersabda:
"Sesungguhnya amalan pertama yang dihisab dari seorang hamba pada Hari Kiamat adalah sholatnya. Jika sholatnya baik, maka ia akan beruntung dan sukses. Namun jika sholatnya rusak, maka ia akan rugi dan merugi." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa`i, dan Ibnu Majah)
Dalam lanjutan hadis tersebut dijelaskan bahwa apabila terdapat kekurangan pada sholat wajib, Allah SWT memerintahkan agar sholat sunnah seorang hamba diperiksa untuk menyempurnakan kekurangan tersebut.
Setelah itu, amal-amal lainnya akan diproses dengan cara yang serupa. Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kualitas sholat, bukan hanya sekadar melaksanakannya.
Para ulama menjelaskan bahwa sholat menjadi amal pertama yang dihisab karena beberapa alasan.
1. Sholat adalah Tiang Agama
Rasulullah SAW menyebut sholat sebagai tiang agama. Artinya, sholat menjadi fondasi utama kehidupan seorang muslim. Apabila tiang tersebut kokoh, maka bangunan keislaman seseorang juga akan kuat.
Sebaliknya, jika sholat ditinggalkan atau dilakukan dengan sembarangan, hal itu dapat mencerminkan lemahnya hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.
2. Bukti Ketaatan kepada Allah
Sholat merupakan ibadah yang dilakukan setiap hari sebanyak lima waktu. Konsistensi dalam menjaga sholat menunjukkan kepatuhan seorang muslim terhadap perintah Allah SWT.
Tidak seperti ibadah haji yang hanya diwajibkan sekali seumur hidup bagi yang mampu atau puasa Ramadan yang berlangsung sebulan dalam setahun, sholat menjadi ibadah yang terus mengiringi kehidupan seorang muslim setiap hari.
3. Mencegah Perbuatan Keji dan Mungkar
Allah SWT menjelaskan salah satu hikmah sholat dalam firman-Nya:
"Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar." (QS. Al-Ankabut: 45)
Ayat ini menunjukkan bahwa sholat yang dilakukan dengan benar seharusnya memberikan pengaruh positif terhadap akhlak dan perilaku seseorang.
Karena itu, kualitas sholat juga menjadi salah satu indikator kualitas keimanan seorang muslim.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Ibadah Sholat Amal Pertama Yaumul Hisab Hari Kiamat




















